LA PAZ (Kepri.co.id – Xinhua) – Sedikitnya 21 orang ditangkap di Bolivia, karena diduga terlibat dalam upaya kudeta yang gagal terhadap Presiden Bolivia, Luis Arce. Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Bolivia, Eduardo del Castillo, Jumat (28/6/2024).
Di antara tahanan-tahanan baru tersebut, terdapat pengemudi kendaraan militer yang menabrak gerbang Palacio Quemado (Istana Pemerintahan). Kendaraan militer itu membawa sejumlah mantan komandan, termasuk Jenderal Marcelo Zegarra yang pernah menjabat sebagai Panglima Angkatan Udara Bolivia.

Del Castillo mengatakan, Zegarra ditangkap atas perintah kantor kejaksaan, seraya menyampaikan, Zegarra merupakan salah satu perwira paling senior yang ditangkap dalam beberapa jam terakhir terkait upaya kudeta yang gagal.
Sang menteri menambahkan, kasus ini masih dalam penyelidikan, dan jaringan kudeta tersebut kemungkinan ada hubungannya dengan tokoh-tokoh politik Bolivia.
Menurut pemerintah Bolivia, Jenderal Juan Jose Zuniga pada Rabu (26/6/2024) sore waktu setempat, memimpin upaya kudeta di Palacio Quemado, yang terletak di Alun-Alun Murillo di Kota La Paz.
Kudeta yang gagal tersebut, terjadi ketika sekelompok personel militer yang dipimpin Zuniga menyerbu Palacio Quemado, yang digambarkan Presiden Arce sebagai “mobilisasi tidak biasa” dan disebut sebagai “upaya kudeta”. (asa/ xinhua-news.com)







