BATAM (Kepri.co.id) – Ditresnarkoba Polda Kepri bersama tim gabungan Polisi Militer (POM) dari matra TNI AU, AD, dan AL serta Bea Cukai (BC) Batam melakukan razia narkoba serta minumam beralkohol tanpa cukai di tempat hiburan malam di Kota Batam, Sabtu (10/2/2024).
Dalam razia di akhir pekan tersebut, hasil tes urine tim berhasil mengamankan enam orang positif narkoba terdiri lima laki-laki dan satu perempuan. Tim juga mengamankan sejumlah minuam beralkohol tanpa pita cukai.
Razia tersebut, merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) serta mendukung program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di wilayah Provinsi Kepri terkhusus di kota Batam.
Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander SIK MH, menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Provinsi Kepri terkhusus di Kota Batam, sekaligus pengecekan minuman beralkohol tanpa cukai.
“Untuk lokasi kita melaksanakan di empat titik berbeda. Yang pertama Morena PUB & KTV, Dynasti PUB & KTV, Foreplay PUB & KTV, dan Bombastic PUB & KTV,” ungkap Kombes Pol Dony.
Hal ini dilaksanakan, lanjut Kombes Pol Dony, sebagaimana atensi pimpinan, melakukan pengawasan di tempat hiburan terkait perizinan jam operasional.
Sehingga, masyarakat tetap dapat menikmati rasa nyaman dan aman dari tempat hiburan yang ada di Kota Batam, tidak melampaui batas izin yang telah ditentukan. “Serta minuman beralkohol tanpa cukai,” jelas Dirresnarkoba Polda Kepri.
Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan minuman beralkohol, barang bawaan pengunjung, dan pengecekan urine secara selektif pada pengunjung.
Saat dilakukan pengecekan urine, didapati lima orang laki-laki dan satu orang perempuan positif menggunakan narkotika.
Saat pengecekan cukai pada minuman alkohol, didapati 18 botol minuman alkohol tidak memiliki izin atau cukai berbagai jenis dan merk.
Pengunjung yang dinyatakan positif dan minuman alkohol yang tidak memiliki izin atau cukai, dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan, agar nantinya sinergitas dari pihak keamanan yang ada di Kota Batam dapat saling membantu, menciptakan Kota Batam bebas dari narkotika,” tegas Dirresnarkoba.
Tidak lupa juga, tim gabungan berharap kepada masyarakat Kepri terkhusus Kota Batam, dapat berperan aktif membantu petugas menjaga lingkungan, agar bersih dari lingkup peredaran narkotika.
Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, mengimbau masyarakat, mensukseskan Pemilu 2024 yang tinggal beberapa hari lagi.
“Jangan mudah percaya dengan berita yang tidak benar (hoax) guna menjaga situasi Kamtibmas menjelang pemilu menjadi aman dan kondusif,” imbau Kabid Humas.
Untuk masyarakat yang ingin mengadukan atau melihat kejahatan serta memerlukan bantuan kepolisian, dapat menghubungi Call Center Polisi 110 atau unduh aplikasi Polri Super Apps di Googleplay/ APP Store. (rud)







