Marak Penipuan WA Pakai Profil Gubernur Ansar, Kadiskominfo Ingatkan Masyarakat Berhati-hati

F. ilustrasi

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Orang tak bertanggung jawab, kembali beraksi melancarkan tipu-tipu gaya lama mengatasnamakan seseorang, dan memakai profil foto orang lain.

Kali ini, yang jadi korbannya Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad. Seseorang yang tak bertanggung jawab memakai nomor kontak WhatsApp (WA) +62 812-1335-4XXX, mencatut gambar Gubernur Ansar berkemeja hijau, sedang memberikan sambutan.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Ansar Dorong 30 Persen Jabatan Diisi Perempuan

BACA JUGA:   Terdakwa Pembunuhan di Tempat Hiburan Malam Divonis 11 Tahun

Berbekal foto catutan tersebut, si penipu melancarkan aksi tipu-tipunya menghubungi nomor sejumlah pejabat dan pengusaha.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Hasan SSos, memastikan, Gubernur Ansar tidak pernah menggunakan nomor kontak WA tersebut. Ia berkata, itu adalah salah satu modus penipuan.

Hasan mengimbau kepada semua pihak, untuk tidak melayani seluruh permintaan pelaku penipuan tersebut.

BACA JUGA:   Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Internasional jadi Rp100.000 Resmi Diberlakukan
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad kepada wartawan menyampaikan, agar masyarakat tidak mudah terbujuk rayu trik murahan melalui WA, mengatasnamakan dirinya melancarkan aksi tipu-tipu. (F. dok humas pemprov kepri)

“Harap masyarakat waspada penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad di WA. Jangan dilayani permintaan apapun, karena saya tegaskan itu bukan kontak beliau,” kata Hasan, Jumat (30/12/2022).

Hasan menyebutkan, ia mengetahui modus penipuan tersebut setelah beberapa orang menyampaikan kepadanya.

“Ada beberapa orang sampaikan itu ke saya. Ada nomor WA menggunakan foto dan nama Pak Gubernur. Sekali lagi saya sampaikan, jangan layani. Itu bukan beliau, itu modus penipuan,” katanya.

BACA JUGA:   Ansar Jadi Khatib Salat Idul Adha, Kupas ibadah Kurban Wujud Rasa Syukur

Hasan memastikan, profil kepala daerah memang telah banyak dipakai penipu dunia maya, untuk melancarkan aksinya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat, untuk tidak mudah percaya jika ada yang menghubungi atas nama pejabat daerah.

“Saya pastikan pak Gubernur tidak pernah meminta ini dan itu. Jangan sampai ada tambahan korban penipuan berikutnya,” pungkas Hasan. (asa)