Chen Xi, Chairman Guangxi Sunrise International Travel Service Co Ltd yang memiliki nama Inggris Charlie, mengatakan kepada Xinhua, perusahaan tersebut telah mencatatkan kenaikan 20 persen dalam hal permintaan informasi dari pelancong internasional, khususnya dari Eropa dan Amerika Serikat, sejak optimalisasi kebijakan transit bebas visa China.
TAHUN 2024, Yangshuo menerima 363.400 wisatawan masuk (inbound), naik 268 persen secara tahunan (year on year/ yoy), menurut otoritas setempat.
Guna meningkatkan pengalaman perjalanan bagi pengunjung internasional, serangkaian langkah suportif telah diluncurkan di seluruh China.
Baca Juga: Rayakan Imlek, Menara Tokyo Bermandikan Cahaya Merah
Misalnya, pos pemeriksaan perbatasan umum ke luar-masuk di Guangxi, kini telah meluncurkan hotline manajemen imigrasi 24 jam, untuk konsultasi terkait kebijakan imigrasi.
Selain itu, rambu-rambu baru juga dipasang untuk memudahkan pengunjung asing menyelesaikan proses terkait imigrasi di pos tersebut.
“Inisiatif-inisiatif ini dirancang untuk memastikan para pengunjung asing, merasakan kenyamanan dan kehangatan sejak mereka tiba,” ujar Lyu Zhanjiang, wakil kepala stasiun umum.
Baca Juga: Gegap Gempita Perayaan Tahun Baru Imlek di Berbagai Belahan Dunia
Dengan penyelenggaraan Asian Winter Games 2025 yang tinggal menghitung hari, salju dan es di China timur laut, siap menarik lebih banyak wisatawan internasional lagi.
Sejumlah bandar udara di Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang, menerima 6.562 wisatawan yang masuk dengan bebas visa antara tanggal 1 hingga 21 Januari 2025, mencakup 75 persen lebih dari seluruh wisatawan internasional selama periode tersebut.
Jumlah wisman meningkat 145 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan mayoritas berasal dari Rusia, Korea Selatan, dan Thailand.
Wisatawan Jerman, Lukas Muller, terinspirasi seorang teman untuk mengunjungi Provinsi Jilin.
Baca Juga: Menilik Kemeriahan Parade Lampion Jelang Tahun Baru Imlek di Malaysia
“Kebijakan bebas visa sangat nyaman,” kata penggemar ski ini, yang biasanya bermain ski di Eropa, namun ingin mencoba resor ski di Gunung Changbai.
Festival Musim Semi, praktik sosial masyarakat China dalam merayakan tahun baru tradisional, ditambahkan UNESCO ke dalam daftar warisan budaya takbenda pada Desember 2024 lalu.
Menyinggung langkah tersebut, Muller mengatakan, tujuan lain dari perjalanannya adalah untuk merayakan Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Hidupkan Wisata Heritage, PSMTI Tanjungpinang – Bintan Bazar Imlek
“Saya dan teman-teman saya akan merasakan keseruan Tahun Baru Imlek dari dekat, termasuk menyantap pangsit, memasang bait-bait syair (kuplet) musim semi, menyalakan kembang api, dan banyak lagi adat istiadat lain yang belum saya ketahui,” katanya.
Meski belum merampungkan perjalanannya, dia sudah berencana mencari rekomendasi tentang objek wisata lain di China, karena dirinya berharap dapat memanfaatkan kebijakan visa baru mengunjungi China lagi.
Jilin memiliki beberapa resor ski terbaik di China. Jumlah wisatawan yang mengunjungi resor ski Beidahu di Jilin melonjak 75,6 persen (yoy) pada musim ini, dan pendapatannya naik 73 persen.
Sementara itu, Resor Danau Vanke Songhua (Vanke Songhua Lake Resort), destinasi wisata Jilin lainnya, mencatatkan peningkatan pengunjung sebesar 20,6 persen (yoy), dengan pendapatan naik sebesar 19,3 persen.
Yao Hua, seorang sosiolog di Akademi Ilmu Sosial Guangxi (Guangxi Academy of Social Sciences), meyakini, kebijakan transit bebas visa baru tersebut, telah memainkan peran positif mendorong pemulihan pasar pariwisata China, membantu warga asing memahami China dengan lebih baik lagi, dan meningkatkan pertukaran antarmasyarakat.
Baca Juga: Rayakan Imlek 2025 dengan “Year of The Snake” di HARRIS Resort Barelang Batam
“Kebijakan transit bebas visa memungkinkan pengunjung asing melihat China yang sesungguhnya, dengan ilmu pengetahuan dan teknologinya yang maju, masyarakatnya stabil, dan kehidupan masyarakatnya yang makmur, berbeda dengan bagaimana negara itu digambarkan beberapa pemberitaan di Barat,” tuturnya.
“Dengan semakin mendalamnya pertukaran antarmasyarakat ini, akan ada lebih banyak wisatawan internasional yang tertarik melihat China secara langsung, dan itu akan semakin meningkatkan pertukaran budaya.” (hen/ xinhua-news.com)
