Gegap Gempita Perayaan Tahun Baru Imlek di Berbagai Belahan Dunia

Gegap Gempita Perayaan Tahun Baru Imlek di Berbagai Belahan Dunia
Kegiatan menyambut Tahun Baru Imlek 2025 Institut Konfusius di Universitas Dar es Salaam Tanjania, Selasa (28/1/2025). (F. Xinhua)

KUALA LUMPUR (Kepri.co.id – Xinhua) – Tahun 2025 menandai Festival Musim Semi pertama sejak festival tradisional paling penting dalam budaya China itu, dicantumkan ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan oleh UNESCO.

Di seluruh dunia, perayaan Tahun Baru Imlek memikat masyarakat dengan berbagai acara yang semarak, mengajak orang-orang untuk bersama-sama merayakan dan mengapresiasi kekayaan warisan budaya yang terkandung dalam festival tersebut.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Dar es Salaam, Tanzania/Cape Town, Afrika Selatan/Abuja, Nigeria/Yangon, Myanmar/Kuala Lumpur, Malaysia/Singapura. (XHTV)

Di Tanzania, Institut Konfusius di Universitas Dar es Salaam menyelenggarakan resepsi yang semarak dengan menampilkan musik tradisional, seni bela diri, dan kuliner khas China.

Baca Juga: Sambut Imlek, Kereta Cepat Whoosh Gelar Pertunjukan Budaya

“Dalam semangat memperkuat persahabatan Tanzania-China di tingkat masyarakat, sesuatu yang kami lakukan setiap hari, kami dengan rendah hati meminta Anda semua yang hadir di sini, untuk memasukkan ke dalam resolusi Tahun Ular Anda untuk memperkuat kerja sama Anda antara warga Tanzania dan mitra-mitra China,” ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Promosi Persahabatan Tanzania-China, Joseph Kahama.

Di Cape Town, Afrika Selatan, ribuan orang berkumpul di Victoria and Alfred Waterfront untuk menghadiri gala Tahun Baru Imlek yang meriah.

Baca Juga: Menilik Kemeriahan Parade Lampion Jelang Tahun Baru Imlek di Malaysia

“Ini sesuatu yang menyatukan orang-orang dan memungkinkan masyarakat saling bertukar latar belakang budaya, dan merayakan perbedaan mereka. Acara ini menyatukan kita semua, meskipun kita (berasal dari latar belakang) yang sangat berbeda dari belahan dunia lain dan, seperti yang Anda lihat di sini, semua orang bersenang-senang. Selamat merayakan Tahun Ular!” ujar mahasiswa di Universitas Cape Town, Zainodire Dawood.

Di Abuja, Nigeria, Pusat Kebudayaan China menyelenggarakan sebuah perayaan yang menampilkan pertunjukan semarak yang memadukan budaya China dan Nigeria. Para hadirin juga disuguhi hidangan tradisional China seperti pangsit dan mi.

Baca Juga: Pertunjukan Tari Barongsai di Atas Es Meriahkan Tahun Baru Imlek di Tangsel

“Apa yang benar-benar menonjol bagi saya adalah gagasan bahwa ada dua negara, rakyatnya berdiri berdampingan, dengan tujuan dan sasaran yang sama. Jika Anda melihat kerumunan orang hari ini, jika Anda melihat deretan makanan dan semua pertunjukan, Anda akan tahu bahwa hari ini menandai tahap yang berbeda,” ujar Muhammad Sulaiman.

Pusat Kebudayaan China di Singapura merayakan Tahun Baru Imlek, dan 35 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara China dan Singapura dengan sebuah gala istimewa.

Baca Juga: Mengintip Pembuatan Kue Keranjang Jelang Tahun Baru Imlek di Solo

Acara tersebut, menampilkan musik tradisional dan demonstrasi seni bela diri China, dengan kehadiran lebih dari 200 orang yang turut meramaikannya.

Di Yangon, Myanmar, Sekolah China Bowen menyelenggarakan acara di Teater Nasional. Di sana, para murid menampilkan lagu-lagu tradisional, tarian, dan pembacaan puisi.

Baca Juga: Rayakan Imlek 2025 dengan “Year of The Snake” di HARRIS Resort Barelang Batam

Di Kuala Lumpur, Malaysia, acara gala dan upacara peluncuran global “Selamat Tahun Baru Imlek 2025” menampilkan beragam pertunjukan yang dibawakan para seniman dari China, Malaysia, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan negara-negara lainnya.

Tradisi Festival Musim Semi, kini dirayakan di hampir 200 negara dan kawasan, dengan hampir 20 negara menetapkannya sebagai hari libur nasional.

Baca Juga: Hidupkan Wisata Heritage, PSMTI Tanjungpinang – Bintan Bazar Imlek

Setiap tahun, sekitar seperlima dari populasi global ikut serta dalam tradisi yang sangat berharga ini. (hen/ xinhua-news.com)

Exit mobile version