Terjawab, PLN Anambas Pastikan Pemadaman Listrik di Siantan Berlangsung 4 Jam Hari Ini

TAREMPA SELATAN (Kepri.co.id) – Manajemen PT PLN (Persero) ULP Tarempa (Anambas), akhirnya memberikan kepastian waktu terkait penghentian pasokan listrik sementara di sejumlah wilayah Kecamatan Siantan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026). Pemadaman dipastikan akan berlangsung selama empat jam.

Manajer ULP PLN Tarempa, Fahri, mengonfirmasi, pekerjaan pemasangan infrastruktur jaringan dan pembersihan dahan pohon (Right of Way) tersebut akan dimulai pada pagi hari.

“Pemadaman dilaksanakan sesuai jadwal, yakni pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, dengan estimasi waktu pekerjaan selama empat jam,” jelas Fahri saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Terkait keluhan warga di kawasan Rintis yang jadwal pemadamannya bertepatan dengan acara resepsi pernikahan, Fahri menyarankan, agar masyarakat proaktif berkoordinasi dengan PLN jika memiliki acara penting.

“Terkait adanya kegiatan khusus seperti pernikahan, mohon untuk dapat disampaikan baik bersurat ataupun datang ke kantor PLN jauh hari sebelum kegiatan, agar kami bisa mempertimbangkan kegiatan (pemadaman) tersebut,” sebutnya.

Meski demikian, imbauan ini memunculkan catatan tersendiri di lapangan. Pasalnya, warga merencanakan acara hajatan jauh hari sebelumnya, sementara pengumuman pemadaman pemeliharaan PLN kerap kali baru diedarkan kepada masyarakat pada H-1 atau H-2 sebelum pelaksanaan.

Hal ini tentu membuat warga kesulitan jika harus memprediksi kapan PLN akan melakukan perbaikan jaringan.

Lebih lanjut, Fahri menegaskan, pemadaman ini tidak bisa dihindari karena merupakan bentuk kewajiban PLN dalam menjaga pasokan listrik jangka panjang.

Langkah preventif ini dilakukan, agar listrik di Siantan tetap andal dan potensi gangguan jaringan secara tiba-tiba dapat diminimalisir.

Mengenai aspek keselamatan kerja dan kenyamanan lingkungan, pihak PLN memastikan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diberlakukan secara ketat.

“Pelaksana pemeliharaan jaringan kami tentunya mengutamakan K3 dengan menggunakan peralatan kerja dan Alat Pelindung Diri (APD) yang seharusnya. Untuk pemangkasan pohon, petugas kami di lapangan juga sudah langsung berkoordinasi dengan warga sekitar,” tutup Fahri, yang sebelumnya sempat sulit dihubungi karena tengah melaksanakan agenda dinas ke sub-unit PLN.

Dengan adanya kepastian waktu ini, para pelaku UMKM dan warga yang memiliki hajatan di wilayah Kampung Melayu, Rekam, Terap, Batu Tambun, Gudang Tengah, Rintis, Arung Hijau, hingga Desa Tiangau diimbau untuk segera mengoptimalkan persiapan, termasuk menyiapkan genset cadangan untuk durasi empat jam ke depan. (LS)