Batam  

Atasi Banjir, Jefridin: Berhenti Buang Sampah di Parit

Setdako Batam, Jefridin (batik) bersama jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam Kementerian PUPR memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2023 di Kecamatan Sagulung, Kamis (27/7/2023). (F. amr)

BATAM (Kepri.co.id) – Banjir salah satu persoalan yang harus dituntaskan di Kota Batam. Pengentasan banjir bisa diwujudkan dengan partisipasi dan kesadaran masyarakat, tidak membuang sampah di parit.

“Di Batam, jika hujan deras terjadi banjir dari parit meluap, jika hujan reda banjir selesai. Saya pernah bergotong-royong membersihkan parit. Di dalam drainase yang kita bangun banyak sampah. Bahkan, Saya menemukan spring bed dan potongan pohon di dalam parit itu. Belum lagi sampah plastik,” ujar Setdako Batam, Jefridin mewakili Walikota Batam, Muhammad Rudi memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2023 di Kecamatan Sagulung, Kamis (27/7/2023).

Memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2023 ini, dilaksanakan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon dan susur sungai di lingkungan Sungai Pelunggut Kecamatan Sagulung.

BACA JUGA:   Penggusuran Bangunan Liar Tangki 1.000 Rusuh, Polisi Amankan 14 Orang Diduga Provokator

Jefridin menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi Kepala BWS Sumatera IV Batam yang akan mengatur master plant drainase. Ia menuturkan, kegiatan ini salah satunya akan melakukan normalisasi sungai di wilayah Sagulung.

Disampaikannya, sungai sangat penting, dan sungai yang ada di Batam dengan sungai di daerah daratan berbeda. Sungai di Batam mengalirkan air ke arah laut. Kondisi banjir di Kota Batam pun, menurutnya, berbeda dengan daerah lain yang bisa melampaui satu hari.

BACA JUGA:   Waw, Ibu-ibu Muda Antusias Ikuti Senam Pound Fit di Taman Kolam Sekupang

Dalam kesempatan itu, Jefridin mengajak masyarakat Kota Batam khususnya di Kecamatan Sagulung, berhenti membuang sampah di dalam sungai dan parit. Tanpa berkolaborasi dan dukungan kesadaran masyarakat, menurutnya, sulit menuntaskan persoalan banjir di Kota Batam.

“Saya atas nama Wali Kota Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat Kota Batam agar berhenti membuang sampah di parit dan di sungai, supaya arus air lancar,” ujarnya.

BACA JUGA:   Tuntaskan Proyek 2023, Masyarakat Bisa Nikmati Hasilnya

Kepala BWS Sumatera IV Batam, Danil ST, mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan. Acara ini merupakan untuk mendukung gerakan nasional kemitraan penyelamatan air.

Seluruhnya melakukan kegiatan telusur sungai, ada 32 Balai di Indonesia semua menyelenggarakan kegiatan ini. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih, kepada Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin beserta jajaran yang telah memberi dukungan dalam kegiatan itu.

“Kegiatan yang kita lakukan membersihkan sungai dan melakukan penanaman pohon. Kegiatan telusur sungai sudah dilakukan sejak seminggu lalu, sekitar satu kilo meter kami bersihkan. Alat sudah kami masukkan untuk melakukan pelebaran,” tuturnya. (amr)