Kepri dan Thailand Saling Dukung Pariwisata

Asisten 2 Bidang Ekonomi yang juga Plt Dinas Pariwisata Pemprov Kepri, Luki Zaiman (empat kiri) dan delegasi Dewan Pariwisata Thailand menunjukkan MoU saling menguntungkan pariwisata kedua belah pihak ditandatangani di Hotel Beverly Batam, Kamis (20/7/2023). (F. dok humas pemprov kepri)

BATAM (Kepri.co.id) – Provinsi Kepri dan Thailand saling dukung mempromosikan wisata. Memperkuat komitmen ini, dikukuhkan dalam penandantanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) saling menguntungkan kedua belah pihak.

Penandatanganan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri melalui Dinas Pariwisata dengan Dewan Pariwisata Thailand, dilaksanakan di Hotel Beverly Batam, Kamis (20/7/2023). Penandatanganan dihadiri 14 pelaku usaha serta seorang news reporter media dari Thailand.

Baca Juga: Menparekraf Apresiasi Keseriusan Kepri, Raih 3 Penghargaan APPI 2023

Sementara stakeholde pariwisata Kepri yang hadir antara lain PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), ASITA (Asosiasi Indonesia Travel Agent), Aspabri (Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia), ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia).

BACA JUGA:   Darem 033/ WP Tunjukkan Kesiapan TNI Amankan Pemilu 2024

Kemudian, GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), IPI (Insan Pariwisata Indonesia), Ketua BPPD (Badan Promosi Pariwisata Daerah) Kepri, dan perwakilan BRC (Bintan Resort Cakrawala), Nongsa Sensation, Kepri Coral Resort, Nongsa Resort, dan Nongsa Digital Park.

“Pemprov Kepri selalu membuka pintu lebar kerja sama terkait promosi pariwisata. Upaya meningkatkan jumlah wisatawan ini, membutuhkan kerja sama banyak pihak,” kata Asisten 2 Bidang Ekonomi yang juga Plt Dinas Pariwisata Pemprov Kepri, Luki Zaiman mewakili Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad.

BACA JUGA:   Banjir Parah Rendam 77 Rumah di Meral Barat

Acara penandatanganan MoU ini diawali gala dinner bersama. Tarian persembahan dari daerah juga turut mewarnai suasana, khususnya Tari Dangkung yang mengajak tamu-tamu dari Thailand dan Malaysia ikut menari dan meriahkan acara tersebut.

Selama sambutan Gubernur Kepri yang diwakili Luki Zaiman, para delegasi dari Thailand tampak antusias paparan mengenai potensi pariwisata Provinsi Kepri. Delegasi Thailand terlihat senang diberikan souvenir khas Provinsi Kepri berupa Tanjak. Walaupun terdapat kebingungan awal penggunaan Tanjak, mereka menyambut baik budaya lokal dan produk ekonomi kreatif daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri) Kepri, Surya Wijaya, mengapresiasi terjalinnya perjanjian kerja sama antar Pemprov Kepri dan Dewan Pariwisata Thailand.

BACA JUGA:   Tenang, Ternak di Tanjungpinang Aman dari Virus Nipah

“Kami sangat mendukung adanya kerja sama seperti ini. Artinya, usaha untuk memulihkan kembali pariwisata di Kepri terus dilakukan. Asosiasi pariwisata siap memberikan dukungan untuk pemerintah agar terus menjalin kerja sama serupa,” katanya. (hen)