Ketum Bhayangkari Beri Bantuan Selimut Hangat untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Polwan membagikan selimut dan kasur kepada pengungsi korban gempa magnitudo 5,6 SR di Cianjur, Selasa (22/11/2022). (F. dok humas polri)

CIANJUR (Kepri.co.id) – Secercah senyum para pengungsi korban gempa Cianjur di Markas Polres Cianjur, ketika menerima bantuan selimut dan kasur busa dari Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo.

Selain selimut dan kasur busa, istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga membagikan pakaian dan celana untuk para korban yang rumahnya luluh lantak akibat gempa magnitudo 5,6 SR, Senin (21/11/2022) siang.

Para pengungsi bersyukur mendapat bantuan tersebut. Pasalnya, sejak mengungsi di tenda-tanda darurat, mereka tidur beralaskan tikar.

BACA JUGA:   Sudirman Saad Temui Nenek Amlah

“Alhamdulillah bermanfaat, semoga bertambah rezekinya ibu Ketum Bhayangkari,” kata Cicih (63), warga Kampung Cikukuluk, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Selasa (22/11/2022).

Ia mengatakan, alasan mengungsi di tenda pengungsian, karena kondisi rumah retak akibat gempa. Selain itu, juga takut akan ada gempa susulan. “Alhamdulillah, sekarang tidur lebih hangat, ada kasur dan selimut,” tuturnya.

Ketum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo membagikan selimut dan kasur kepada korban gempa magnitudo 5,6 SR di Cianjur yang mengungsi ke tempat penampungan sementara, Selasa (22/11/2022). (F.dok humas polri)

Selain kebutuhan selimut dan kasur, bantuan sembako juga dibagikan untuk warga yang wilayahnya terdampak gempa. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengirimkan 3.000 paket sembako untuk korban gempa.

BACA JUGA:   MRO 12 Maskapai di KEK Batam Aero Technic, Serap 1.636 Tenaga Kerja

Bantuan sebanyak 3.000 sembako itu, kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dedi memberikan bantuan secara simbolis kepada para korban.

Dedi menuturkan, pada hari ini, Selasa (22/11/2022), Kapolri akan ke Cianjur. Selain akan turun langsung mendistribusikan sembako, juga melihat penanganan dan evakuasi korban gempa Cianjur.

“Bantuan ini, sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” jelas Dedi.

BACA JUGA:   BP Batam Sayangkan Aksi Damai Berakhir Ricuh

Menurut Dedi, perlu sinergitas, kerja sama dan kolaborasi dalam penanganan gempa dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas dan pemerintah setempat, relawan dan juga masyarakat.

“Yang menjadi fokus penanganan kita, evakuasi para korban mulai dari kemarin hingga saat ini,” ujarnya. (hen)