NATUNA (Kepri.co.id) — Bupati Natuna, Cen Sui Lan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) di Tanjungpinang, Rabu (19/11).
Kunjungan ini bertujuan, memperkuat kerja sama pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam pengawasan penggunaan APBD dan memastikan pembangunan di wilayah perbatasan berjalan dengan kepastian hukum yang kuat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Cen Sui Lan diterima langsung Kepala Kejati Kepri, Jehezkiel Devy Sudarso. Keduanya membahas langkah-langkah preventif untuk mencegah potensi penyimpangan anggaran, termasuk pendampingan dan asistensi hukum dalam tata kelola pemerintahan.
Di sela-sela diskusi yang berlangsung hangat, mencair, dan penuh kekeluargaan itu didampingi Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ismail Fahmi SH MH. Bupati Cen Sui Lan curhat, di awal masa kepemimpinannya diwarisi oleh utang mencapai lebih Rp180 miliar.
Persoalan itu makin pelik, lantaran transfer ke daerah (TKD) dari APBN ke APBD Natuna belum mencapai 100 persen. “Inilah pentingnya silaturahmi ini, saling koordinasi, agar ada asistensi pendampingan hukum dalam menjalankan roda pemerintahan,” ungkap Cen Sui Lan.
Diskusi juga menyoroti beberapa aspek penting, seperti:
- Pengawasan penggunaan APBD secara akuntabel
- Pendampingan hukum untuk proyek-proyek strategis daerah
- Peningkatan kualitas belanja publik di Natuna
- Penegakan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan
Bupati Cen Sui Lan, menegaskan, keberadaan Kejati Kepri menjadi faktor strategis dalam memastikan pembangunan di daerah perbatasan berjalan sesuai aturan dan bebas dari risiko korupsi.
”Sinergi ini penting, agar program pemerintah berjalan tanpa hambatan dan bebas dari risiko hukum. Kami ingin memastikan setiap Rupiah APBD, digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.
Ia juga menyampaikan harapan, agar pendampingan hukum dapat diperluas ke berbagai sektor. Seperti pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana desa, hingga pelaksanaan proyek infrastruktur.
Menurut Bupati, komitmen terhadap transparansi dan ketaatan aturan adalah pondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
”Dukungan hukum yang tepat, menjadi pondasi bagi pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambahnya. (asa)
BERITA TERKAIT:
Bupati Cen Sui Lan Ungkap Tantangan Besar di Awal Kepemimpinan: Hutang dan Rasionalisasi Anggaran
HUT 26 Natuna Berakhir Meriah, Bupati Cen Sui Lan: Persaudaraan Kekuatan Kita
59 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Cen Sui Lan: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Penghargaan
Suara dari Perbatasan: Cen Sui Lan Perjuangkan Bandara Sipil Natuna Demi Bangkitnya Daerah Terdepan
Janji yang Tidak Sekadar Ucapan: Cen Sui Lan Bangun Jalan Bagi Segeram yang Bertahun-tahun Menunggu
Bupati Cen Sui Lan Jaga Mimpi Anak Natuna Lewat Sekolah Rakyat
Bukan Sekadar Janji, Cen Sui Lan Tunaikan Program Pamsimas untuk 12 Desa di Natuna
Cen Sui Lan Gaspol Terima Aspirasi Jembatan Sei Lepan
Embung Serasan Selesai, Bukti Nyata Dana Aspirasi Perjuangan Cen Sui Lan







