Bupati Aneng Genap 57 Tahun, Ajak Masyarakat Anambas Jaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

F. Latif Sabrian

ANAMBAS, Kepri.co.id – Momen hangat mewarnai kegiatan senam dan promosi kesehatan dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Sedunia di RSUD Tarempa, Selasa (20/10/2026). Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mendapat kejutan ulang tahun ke-57 dari pihak RSUD Tarempa bersama Bank Riau Kepri Syariah (BRKS).

Kejutan tersebut berlangsung di sela kegiatan yang mengangkat pentingnya menjaga kesehatan tulang, khususnya bagi masyarakat lanjut usia. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, serta sejumlah pejabat daerah, perwakilan instansi, dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aneng mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan tulang sejak dini. Menurutnya, upaya pencegahan osteoporosis penting agar masyarakat tetap sehat dan aktif hingga memasuki usia lanjut.

“Menjaga kesehatan tulang harus dimulai sejak dini agar masyarakat tetap sehat dan aktif hingga usia lanjut” ujar Aneng.

Ia juga berharap peringatan Hari Osteoporosis Sedunia dapat mendorong masyarakat Anambas untuk lebih memperhatikan kesehatan tulang. Kesadaran tersebut menjadi salah satu upaya menjaga kualitas hidup, terutama ketika memasuki usia lanjut.

“Kita ingin masyarakat Anambas semakin sadar pentingnya pencegahan osteoporosis demi menjaga kualitas hidup” katanya.

Pencegahan Osteoporosis Masih Menjadi Perhatian

Direktur RSUD Tarempa, drg Sofwan Fuadi, menjelaskan, hingga saat ini belum tersedia data pasti mengenai jumlah kasus osteoporosis di Kabupaten Kepulauan Anambas. Salah satu tantangan pelayanan kesehatan terkait penyakit tersebut adalah belum adanya dokter spesialis ortopedi di daerah ini.

Dalam kondisi tersebut, kasus osteoporosis biasanya ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis bedah. RSUD Tarempa juga menaruh perhatian pada upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat, terutama kelompok lanjut usia.

Menurut Sofwan, kegiatan senam bersama menjadi salah satu bentuk edukasi untuk mengajak masyarakat tetap aktif bergerak. Kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kekuatan tulang agar tidak mudah rapuh seiring bertambahnya usia.

Selain kegiatan peringatan tahunan, edukasi kesehatan lansia juga berjalan melalui Posyandu Lansia yang diselenggarakan puskesmas bersama Puskesmas Pembantu (Pustu). Kegiatan tersebut umumnya berlangsung setiap bulan di desa-desa, termasuk wilayah yang berada di pulau-pulau.

Pelayanan di Posyandu Lansia mencakup pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan mengenai upaya menjaga kesehatan tulang. Edukasi tersebut antara lain berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui konsumsi susu dan sumber protein yang baik untuk tulang.

Sofwan menekankan bahwa osteoporosis perlu mendapat perhatian karena kondisi tulang yang berpori dapat membuat tulang menjadi lemah dan mudah patah. Risiko patah tulang menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai, terutama pada kelompok lanjut usia.

Edukasi Kesehatan untuk Menjaga Kualitas Hidup

Kegiatan di RSUD Tarempa menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan osteoporosis. Melalui senam dan promosi kesehatan, masyarakat diharapkan lebih memperhatikan kesehatan tulang sebelum memasuki usia lanjut.

Sofwan menjelaskan bahwa kegiatan serupa sebenarnya sudah rutin dilaksanakan puskesmas setiap bulan melalui Posyandu Lansia. Namun, peringatan Hari Osteoporosis Sedunia menjadi momentum untuk kembali mengangkat persoalan kesehatan tulang melalui kegiatan khusus di RSUD Tarempa.

Ia berharap masyarakat dapat menjaga kesehatan tulang hingga usia tua sehingga tetap mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, upaya pencegahan osteoporosis tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga mendukung kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tulang perlu dilakukan sejak dini dan berkelanjutan. Melalui peningkatan kesadaran masyarakat serta edukasi yang menjangkau desa-desa dan pulau-pulau, upaya pencegahan osteoporosis di Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan semakin dipahami oleh berbagai kelompok usia. (latep)

BERITA TERKAIT:

Kepemimpinan Bawa Anambas Maju, Datok Aneng Dianugerahi Tokoh Inspiratif Nasional SMSI 2026

SMSI Kepri Apresiasi Aneng-Raja, Laju Pertumbuhan Ekonomi Anambas 2025 Melesat 15,54 Persen

Bupati Aneng Perkuat Sinergi Pemerintah dan Kader untuk Perluasan Layanan Kesehatan Anambas

Sorotan Tajam Paripurna DPRD Anambas: Kebocoran Retribusi hingga Krisis Layanan Medis

Rakor SMSI Kepri, Aneng: Media Mitra Pemerintah Membangun Daerah

Yusli YS Minta Pemkab Anambas Perkuat Perlindungan Kesehatan Warga Saat Cuaca Kurang Baik

Dokter Muda Anambas Lahir, Harapan Baru Penguatan Layanan Kesehatan Daerah Kepulauan