BATAM (Kepri.co.id) – Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto hadir dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet (Setkab), Satya Bhakti Parikesit di Ruang Rapat Marketing Centre BP Batam, Kamis (19/9/2024).
Rakor tersebut, mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi kebijakan penataan kewenangan kepelabuhanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, sekaligus pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional.
Baca Juga: BP Bagikan Pengalaman Transformasi Pelabuhan Batuampar di Forum Maritim Internasional
Deputi Bidang Perekonomian Setkab, Satya Bhakti Parikesit, menyampaikan pentingnya kerja sama yang erat antara para pemangku kepentingan di pelabuhan Batam, untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi pengelolaan pelabuhan di wilayah kerja KPBPB Batam.
“Kami ingin memastikan penataan sistem operasional di Pelabuhan Batam, berjalan dengan baik antar stakeholder, sehingga pengelolaan pelabuhan bisa lebih efektif dan efisien,” ujar Satya Bhakti Parikesit.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menegaskan, BP Batam akan mendukung kebijakan Pemerintah Pusat, guna pengelolaan kepelabuhanan di wilayah kerja BP Batam yang lebih baik lagi.
Baca Juga: BP Groundbreaking Container Yard Pengembangan Pelabuhan Batuampar
BP Batam, lanjut Purwiyanto, baru saja melakukan transformasi pengelolaan Terminal Umum Batuampar, yang diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu Terminal Peti Kemas berstandar Internasional, dengan peningkatan efisiensi operasional serta layanan.
“BP Batam memiliki peran sebagai pendongkrak investasi, dengan kewenangan yang diberikan untuk mengelola dan mengembangkan Kota Batam termasuk di sektor kepelabuhanan. Sehingga, diharapkan dengan penataan kewenangan kepelabuhanan di KPBPB Batam, semakin membawa angin segar bagi peningkatan realisasi investasi Kota Batam,” ujar Purwiyanto.
Selain pembahasan terkait kebijakan, pertemuan ini dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan lapangan, meninjau langsung progres penataan kewenangan kepelabuhanan dan ekosistem logistik di Pelabuhan Batam.
Baca Juga: Volume Peti Kemas Terminal Batuampar Meningkat 10 Persen
Rapat koordinasi dan kunjungan ini, bertujuan memastikan seluruh kebijakan dan program yang telah ditetapkan berjalan sesuai rencana.
Hadir dalam pertemuan ini, Dirjen Perhubungan Laut, para Anggota Bidang BP Batam, Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Direktur Utama PT Persero Batam, serta delegasi dari Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). (amr)







