TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri melalui mitra kerjanya Kementerian Perhubungan, menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) sertifikasi pelaut gratis plus mendapatkan uang saku
Diklat pemberdayaan masyarakat (DPM) untuk nelayan ini, dilaksanakan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tanjungpinang, diikuti 240 orang pelaut selama 14 hari mulai 13 sampai 26 November 2023 di Hotel Pelangi Tanjungpinang.
Cen Sui Lan hadir dan membuka diklat pemberdayaan masyarakat pelayaran dasar tersebut. Hadir pula pejabat Pemko Tanjungpinang, KSOP Tanjungpinang, dan Dirjen Perhubungan Laut RI.
“Daerah kita di Kepri ini, merupakan wilayah maritim. Para pelaut itu mesti punya keterampilan standar dan sertifikasi, untuk bekerja di bidang kemaritiman. Justru itu, kita bantu masyarakat yang bekerja di bidang pelayaran ini melalui diklat,” ujar Cen Sui Lan.
Selama ini, kata Cen Sui Lan, banyak masyarakat nelayan mengeluh mendapatkan sertifikasi itu. Bahkan, kalau diklat di lembaga umum berbiaya Rp6 jutaan bahkan ada yang di atas Rp7 jutaan.
“Diklat pemberdayaan masyarakat ini kita bikin gratis. Peserta juga kita berikan uang saku. Jadi, agar diikuti serius dan raih ilmunya,” pesan Cen Sui Lan.
Dalam diklat ini, peserta mendapatkan sejumlah pelatihan. Seperti basic safety training (BST) niaga, advance fire fighting (AFF), dan security awareness trainings (SAT) dengan pemateri dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
Diklat berbasis pemberdayaan masyarakat tersebut, merupakan kegiatan kedua kali digelar di Tanjungpinang. Sebelumnya, akhir Juli 2023 lalu, Cen Sui Lan juga membuka langsung diklat dengan penyelenggaran Kantor Distrik Navigasi Kelas I Tanjungpinang.
Selain Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri sekaligus mitra Kemenhub RI, juga hadir Asisten III Setdako Tanjungpinang, Augus Raja Unggul. Asisten III Setdako Tanjungpinang berpesan kepada peserta diklat, agar memanfaatkan betul kesempatan itu.
“Kita berterima kasih kepada Ibu Cen Sui Lan. Melalui perjuangan beliau, program ini bisa dijalankan di Tanjungpinang. Jika tidak gratis, peserta bisa dikenakan biaya sekitar Rp7 sampai 8 juta,” sebut Augus sembari berpesan agar peserta bersyukur.
Kepala KSOP Tanjungpinang, Ridwan Chaniago menjelaskan, diklat bentuk sumbangsih KSOP bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi laut.
“Setelah diklat, peserta akan langsung dapat tiga sertifikat, serta uang saku,” pungkas Ridwan. (asa)







