NATUNA (Kepri.co.id) — Semangat kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia berpadu harmonis dengan khidmatnya peringatan hari ulang tahun (HUT) Mahkamah Agung RI yang jatuh tepat pada 19 Agustus. Di garda terdepan batas utara negeri, Pengadilan Agama (PA) Natuna dan Pengadilan Negeri (PN) Natuna merayakan dua momen bersejarah ini, dengan menggelar serangkaian kegiatan penuh kebersamaan, yang berpuncak pada perayaan sarat makna di kantor PN Natuna, Selasa (19/8/2026).
Rangkaian kegiatan yang melibatkan pertandingan bola voli, turnamen e-sport, lomba menyanyi, hingga pertandingan domino ini, tidak hanya sekadar ajang unjuk kebolehan antarkeluarga besar peradilan.
Lebih dari itu, agenda bertajuk “PA vs PN” ini dirancang sebagai wadah strategis merajut tali silaturrahmi dan memperkuat soliditas aparat penegak hukum di wilayah kepulauan terluar.
Puncak Perayaan: Khidmat Upacara, Tradisi Tumpeng, hingga Gelora Lomba Rakyat
Kemeriahan perhelatan ini mencapai puncaknya pada tanggal 17 Agustus lalu. Tepat setelah pelaksanaan upacara peringatan detik-detik ke-81 proklamasi kemerdekaan RI, suasana halaman kantor pengadilan langsung berubah menjadi arena keceriaan.
Berbagai lomba rakyat digelar secara spontan untuk membakar semangat kebersamaan, mengikis sekat-sekat birokrasi, dan meleburkan tawa seluruh aparatur peradilan bersama keluarga.
Namun, denyut nadi utama perayaan ini bergemuruh pada 19 Agustus, hari lahirnya lembaga peradilan tertinggi di Tanah Air. Peringatan HUT MA ke-81 diawali dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat, meneguhkan kembali komitmen para aparatur peradilan di Natuna, dalam menegakkan keadilan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Usai prosesi upacara, rangkaian acara dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang Mahkamah Agung RI. Suasana keakraban semakin terasa hangat,ketika momen tersebut dirangkai dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang,dari berbagai cabang lomba yang telah dipertandingkan sebelumnya.
Merawat Marwah Peradilan dari Serambi Depan Negara
Penyelenggaraan perayaan bersama antara PA dan PN Natuna ini,menjadi simbol nyata bahwa sinergi antarlembaga peradilan dapat dibangun melalui pendekatan humanis dan kultural.
Di tengah tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan terdepan, semangat 17 Agustus dan 19 Agustus di Natuna sukses menjelma menjadi momentum kebangkitan bersama memperkuat integritas kelembagaan sekaligus merawat kebersamaan dari serambi utara Indonesia. (abed)
BERITA TERKAIT:
Sinergi Kejaksaan dan Pemkab Natuna, Program Jaga Desa Cegah Penyimpangan Dana Desa







