SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Singapura kemungkinan akan mengalami kabut asap dalam beberapa hari mendatang jika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitarnya semakin parah, mengingat kondisi kering diperkirakan akan terus berlanjut di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan. Demikian disampaikan Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura pada Senin (17/8/2026).
Kondisi Monsun Barat Daya saat ini sedang berlangsung di Singapura dan wilayah sekitarnya, dan diperkirakan akan terus berlanjut selama dua pekan ke depan, dengan angin bertiup dari arah tenggara atau barat daya, papar pernyataan badan tersebut.
Dengan kondisi kering yang melanda kawasan sekitar, titik-titik panas yang disertai kepulan asap terpantau di sejumlah lokasi, terutama di wilayah selatan dan tengah Sumatera serta beberapa bagian Kalimantan.
Di bawah pengaruh angin yang saat ini bertiup dari arah tenggara atau barat daya, badan tersebut memperkirakan Singapura akan mengalami kondisi kabut asap jika karhutla semakin parah.
Sementara itu, hujan badai singkat yang terlokalisasi diperkirakan akan terjadi di beberapa bagian Singapura menjelang siang dan sore hari dalam beberapa hari mendatang. Selain itu, cuaca cerah dan kadang berangin kemungkinan juga akan terpantau pada beberapa hari mendatang. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Singapura Naikkan Proyeksi Pertumbuhan 2026 jadi 4,5-5,5 Persen di Tengah Lonjakan Investasi AI
Studi: Jalur Kereta Baru Singapura-Malaysia akan Dorong Belanja Lintas Perbatasan
Singapura Luncurkan Komisi Keamanan Daring untuk Tangani Kerugian Daring
Angka Harapan Hidup di Singapura Naik jadi 83,9 Tahun pada 2025







