Warga yang hendak meninggalkan Suriah terjebak di perbatasan dengan Lebanon di area perlintasan perbatasan Masnaa pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Maher Kamar)
DAMASKUS (Kepri.co.id – Xinhua) – Setelah kejatuhan pemerintahan Bashar al-Assad, warga Suriah menunjukkan respons berbeda-beda, terhadap perpindahan kekuasaan yang dramatis itu.
Sebagian warga memutuskan meninggalkan negara itu demi menghindari kekacauan, sementara yang lainnya memilih kembali, dengan harapan mereka dapat membangun kembali kehidupan mereka di tanah air. (hen/ xinhua-news.com)
Warga yang hendak meninggalkan Suriah terjebak di perbatasan dengan Lebanon di area perlintasan perbatasan Masnaa pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Maher Kamar)
Warga yang hendak meninggalkan Suriah terjebak di perbatasan dengan Lebanon di area perlintasan perbatasan Masnaa pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Maher Kamar)
Warga yang hendak meninggalkan Suriah terjebak di perbatasan dengan Lebanon di area perlintasan perbatasan Masnaa pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Maher Kamar)
Warga bersiap memasuki Suriah dari Turki di Gerbang Perbatasan Cilvegozu di Distrik Reyhanli, Hatay, Turki, pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Mustafa Kaya)
Warga bersiap memasuki Suriah dari Turki di Gerbang Perbatasan Cilvegozu di Distrik Reyhanli, Hatay, Turki, pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Mustafa Kaya)
Warga bersiap memasuki Suriah dari Turki di Gerbang Perbatasan Cilvegozu di Distrik Reyhanli, Hatay, Turki, pada 12 Desember 2024. (F. Xinhua/Mustafa Kaya)