IAI Kepri Optimistis Poltevara Mampu Cetak Generasi Profesional Konstruksi

IAI Kepri Optimistis Poltevara Mampu Cetak Generasi Profesional Konstruksi
Direktur Poltevara, Dr Ir Fandy Iood STM PWK (kiri) dan Ketua IAI Provinsi Kepri, Ar Ir Yusuf Danuwidjojo IAI MPWK. (Sumber: Poltevara)

BATAM (Kepri.co.id) – Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ar Ir Yusuf Danuwidjojo IAI MPWK, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas berdirinya Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara), yang dipimpin Dr Ir Fandy Iood STM PWK, sebagai direktur. Kehadiran Poltevara, menjadi tonggak penting karena merupakan politeknik konstruksi swasta pertama di Indonesia.

Menurut Yusuf, lahirnya Poltevara menjadi momentum strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang konstruksi, arsitektur, dan infrastruktur, khususnya di Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri, perdagangan, dan investasi di Batam, kebutuhan akan tenaga kerja yang kompeten dan profesional semakin mendesak.

“Di tangan dingin Dr Fandy Iood, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (DPN APPEKNAS), saya optimistis Poltevara mampu melahirkan SDM unggul yang siap menjawab tantangan pembangunan nasional,” ujar Yusuf.

Ia menilai, kehadiran Poltevara bukan sekadar menambah pilihan institusi pendidikan tinggi, tetapi menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata industri konstruksi. Dengan pendekatan pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada praktik, lulusan Poltevara diharapkan memiliki kompetensi yang langsung dapat diterapkan di lapangan.

Bagi masyarakat, keberadaan Poltevara juga membuka akses pendidikan yang lebih luas di bidang konstruksi, teknik, dan infrastruktur tanpa harus menempuh pendidikan ke luar daerah. Hal ini, sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak tenaga profesional lokal yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Yusuf menegaskan, IAI Provinsi Kepri siap membangun kolaborasi dengan Poltevara dalam berbagai program pengembangan profesi arsitek. Sebagai organisasi profesi, IAI memiliki peran dalam pembinaan, pengembangan, dan pengawasan praktik keprofesian arsitek melalui penyelenggaraan sertifikasi, lisensi, pendidikan berkelanjutan, serta penguatan kode etik profesi.

Melalui sinergi tersebut, IAI Kepri siap mendukung penyelenggaraan pelatihan, lokakarya, Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), hingga pembekalan regulasi dan kode etik profesi. Kerja sama juga dapat diperluas dalam fasilitasi sertifikasi kompetensi, serta penguatan pemahaman materi lisensi arsitek sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, Yusuf melihat peluang besar bagi Poltevara menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung proses perencanaan pembangunan, pengawasan proyek, serta pengelolaan perizinan bangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota se-Kepri.

Menurutnya, kampus juga dapat berperan sebagai pusat komunikasi dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, organisasi profesi, pemerintah, hingga pelaku industri. Melalui kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pendampingan teknis, Poltevara diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat.

Lebih jauh, Yusuf berharap Poltevara turut mengambil peran dalam menjaga identitas arsitektur daerah, melalui pelestarian budaya dan kearifan lokal Melayu. Pengembangan desain bangunan yang mengakomodasi nilai budaya lokal dinilai penting, agar modernisasi pembangunan tetap berpijak pada karakter dan jati diri Kepri.

Di sisi lain, Poltevara diharapkan menjadi ruang pembinaan generasi muda dan calon profesional konstruksi melalui program magang, pendampingan, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri.

Langkah tersebut, dinilai penting untuk mempercepat regenerasi tenaga ahli yang kompeten, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah, dan industri, kami optimistis Poltevara akan menjadi salah satu motor penggerak lahirnya SDM konstruksi yang berkualitas, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan Batam dan Kepri,” tutup Yusuf. (asa)

BERITA TERKAIT:

Peluang Karier Terbuka Lebar, Marga Huang Ajak Generasi Muda Manfaatkan Hadirnya POLTEVARA

LLDIKTI Wilayah XVII Serahkan SK POLTEVARA, Hadirkan Harapan Baru Pendidikan Vokasi Konstruksi di Indonesia

Kampus Poltevara Hadir Jawab Kebutuhan Industri, Politeknik Konstruksi Pertama Indonesia Siap Cetak SDM Unggul

GAMKI Sambut Positif Kehadiran Poltevara Sebagai Penguat SDM Unggul di Kota Batam

Poltevara Perkenalkan Pendidikan Masa Depan kepada Ketua DPRD se-Sumatera, Siap Dukung Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Kemendiktisaintek Terbitkan Izin Kampus POLTEVARA, Fandy Iood Ditunjuk Direktur Politeknik Konstruksi Swasta Pertama di Indonesia

Politeknik Inovasi Nusantara Hadirkan Interactive Corner di Medical and Education K-Square Mall, PMB Gelombang 1 Dibuka hingga 22 Juli 2026

Dari Kampus ke Proyek, Politeknik Konstruksi Batam Bidik Generasi Emas Industri