BATAM (Kepri.co.id) – Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat di Batam dan sekitarnya yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi. Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara), politeknik swasta pertama di Indonesia yang secara khusus mengusung bidang konstruksi dan infrastruktur, resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik pertamanya.
Kampus yang bernaung di bawah Yayasan Puri Global Sukses (PGS) ini berlokasi di Gedung M5, The Monde City, Pasir Putih, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Mengusung slogan “Engineering Tomorrow“, Poltevara hadir menjawab kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja terampil, terutama di sektor konstruksi, energi, dan teknologi digital yang terus tumbuh seiring pesatnya industrialisasi Batam.

Tiga Program Studi Unggulan
Pada angkatan pertama, Poltevara membuka tiga program studi jenjang D4 atau setara dengan Sarjana Terapan (S1 Terapan), yang dirancang menjawab kebutuhan industri masa kini sekaligus mengantisipasi tren dua dekade mendatang. Adapun tiga program studi (prodi) di Poltevara yakni:
(1) Teknologi Konstruksi; Program studi (prodi) ini membekali mahasiswa dengan keahlian membangun masa depan melalui teknologi konstruksi modern dan berkelanjutan, dengan penguatan khusus pada Building Information Modelling (BIM). Lulusannya disiapkan menjadi drafter, surveyor, project manager, QA/QC manager, hingga principal engineer.
(2) Teknologi Energi Terbarukan; Menjawab transisi energi nasional menuju net zero emission 2060, prodi ini berfokus pada energi terbarukan dan teknik tenaga listrik. Mahasiswa akan menjadi bagian dari solusi energi bersih untuk masa depan yang lebih hijau, dengan prospek karier sebagai teknisi/ instalatur energi, energy engineer, energy auditor, hingga energy consultant.
(3) Teknologi Kecerdasan Digital; Prodi ini mencetak talenta digital yang menguasai teknologi informasi untuk berinovasi dan memimpin di era digital, dengan konsentrasi keamanan siber dan rekayasa komputasi berbasis kecerdasan buatan. Peluang kariernya terbentang luas, mulai dari programmer, SOC engineer, digital forensics, AI consultant, hingga system architecture.
Ketiga program studi ini, didukung fasilitas lengkap mulai dari Lab STEM modern, lab komputer-jaringan-IoT, lab material beton-tanah, hingga lab elektro dasar dan konversi energi.
Mahasiswa juga akan menikmati kelas pintar, coworking space, sentra bahasa Mandarin-Inggris, sentra sertifikasi teknik, startup hub, hingga fasilitas olahraga seperti kolam renang, lapangan basket, dan padel.
Pendaftaran Dibuka Mulai 23 Juni 2026, Beasiswa hingga 100 Persen
Pendaftaran mahasiswa baru Poltevara telah dibuka sejak 23 Juni 2026 secara online, dan akan berlangsung bertahap dengan tes potensi akademik (TPA) yang digelar setiap bulan hingga September 2026 mendatang.
Adapun syarat yang harus dipenuhi calon mahasiswa antara lain: memiliki ijazah SMA/SMK/MA sederajat atau surat keterangan lulus (SKL), rapor kelas 1, 2, dan 3, sehat jasmani dan rohani.
Poin tambahan juga diberikan bagi pendaftar yang memiliki prestasi tingkat nasional, provinsi, kota, atau sekolah, sertifikat pelatihan/ workshop sesuai bidang yang dipilih, maupun surat rekomendasi dari perusahaan atau instansi, akan memiliki peluang untuk memperoleh beasiswa dari Poltevara.
Yang menarik, Yayasan PGS menyediakan program beasiswa unggulan bagi calon mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan dukungan finansial. Pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui laman s.id/beasiswapgs atau menghubungi 0811-7000-8181.
Peluang Kerja Terbuka Lebar
Winda Wakil Direktur 1 mewakili Direktur Poltevara, Dr Ir Fandy Iood ST M PWK, mengungkapkan optimismenya terhadap prospek kerja lulusan kampus yang dipimpinnya. Menurutnya, Batam sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, membutuhkan pasokan sumber daya manusia (SDM) kompeten yang selama ini masih menjadi kendala di berbagai sektor.
“Data menunjukkan sekitar 85 persen perusahaan teknologi kesulitan mendapatkan talenta berkualitas, bahkan 70 persen perusahaan multinasional di Indonesia lebih memilih merekrut tenaga kerja dari luar negeri, untuk posisi-posisi kunci di bidang teknologi. Ini bukan soal pasar yang jenuh, justru sebaliknya, kebutuhan sangat tinggi, namun pasokan lulusan yang siap pakai masih terbatas,” ujar Winda.
Ia menambahkan, kebutuhan tenaga ahli konstruksi secara nasional diproyeksikan mencapai 12 juta pekerja, sementara yang tersertifikasi baru sekitar 720 ribu orang. Di sektor digital, Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 9 juta tenaga profesional hingga 2030, dengan kebutuhan spesifik di bidang TIK mencapai hampir 2 juta orang pada 2025 saja.
“Batam punya posisi strategis, terhubung langsung dengan pusat industri nasional dan internasional. Lulusan Poltevara kami siapkan bukan hanya siap kerja di Batam, tapi juga berdaya saing hingga ke kawasan ASEAN seperti Malaysia dan Singapura, bahkan bekerja secara remote untuk perusahaan luar negeri di bidang teknologi digital,” katanya.
Winda berharap kehadiran Poltevara mampu menjadi katalisator pengembangan SDM unggul di Kepulauan Riau (Kepri), sekaligus berkontribusi nyata terhadap Visi Indonesia Emas 2045.
“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga siap menjadi pemimpin dan inovator di bidangnya masing-masing,” pungkasnya.
Informasi lebih lanjut seputar pendaftaran dan program studi dapat diakses melalui laman email info@poltevara.ac.id atau menghubungi 0811-7000-8181. (asa)
BERITA TERKAIT:
GAMKI Sambut Positif Kehadiran Poltevara Sebagai Penguat SDM Unggul di Kota Batam







