ANAMBAS, Kepri.co.id – Desa Tarempa Timur memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau 2026, setelah mengalahkan Desa Liuk melalui adu penalti dengan skor 4-3.
Pertandingan Pool A tersebut, berlangsung di Lapangan Sepak Bola Sulaiman Abdullah, Kelurahan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (15/10/2026).
Kedua tim tampil bersaing ketat sepanjang waktu pertandingan normal. Meski sama-sama berupaya mencetak gol, Tarempa Timur dan Liuk FC belum mampu mengubah kedudukan, hingga peluit akhir berbunyi. Skor tetap imbang 0-0, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Adu Penalti jadi Penentu
Dalam babak penentuan tersebut, pemain Desa Tarempa Timur berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 4-3.
Hasil ini, memastikan mereka melanjutkan perjuangan di turnamen setelah melewati pertandingan yang berlangsung tanpa gol.
Kemenangan melalui adu penalti, menjadi modal bagi Tarempa Timur menghadapi tantangan berikutnya. Tim tersebut, dijadwalkan bertemu Desa Ladan pada 23 Oktober 2026 dalam pertandingan babak 16 besar.
Dengan keberhasilan ini, Tarempa Timur memiliki kesempatan melanjutkan persaingan menuju babak berikutnya.
Persiapan tim pun menjadi bagian penting, menghadapi lawan selanjutnya dalam kompetisi sepak bola tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas tersebut.
Syawal Tegaskan Dukungan terhadap Pemain Lokal
Kepala Desa Tarempa Timur, Syawal, menyampaikan kebanggaannya, terhadap perjuangan para pemain yang membawa nama desa dalam turnamen tersebut.
Ia berharap, para pemain terus berusaha dan menampilkan kemampuan terbaik pada setiap pertandingan.
“Kami bangga dengan para pemain Tarempa Timur yang telah berjuang membawa nama desa dalam turnamen ini. Harapan kami, anak-anak terus berusaha dan memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan” kata Syawal.
Menurut Syawal, pemerintah desa terus memberikan dukungan terhadap anak-anak daerah yang menekuni sepak bola.
Dukungan tersebut, diarahkan mengembangkan potensi pemain lokal, sekaligus memberi mereka kesempatan menunjukkan kemampuan di tingkat kompetisi.
Ia juga menegaskan, tim Tarempa Timur mengutamakan pemain dari desa sendiri. Kebijakan itu, menjadi bentuk komitmen pemerintah desa memaksimalkan potensi generasi muda yang tersedia di wilayahnya.
“Untuk pemain, kami tetap mengutamakan anak-anak daerah sendiri. Kami tidak mengambil pemain dari luar, karena kami ingin memaksimalkan potensi yang dimiliki anak-anak Tarempa Timur” ujarnya.
Target Juara dan Pesan Sportivitas
Selain menargetkan hasil terbaik, Syawal mengingatkan para pemain, agar menjaga keselamatan selama bertanding.
Ia meminta seluruh pemain tetap bersemangat, menjunjung sportivitas, dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pemain lain.
Pesan tersebut menjadi perhatian, menjelang pertandingan berikutnya. Dengan jadwal menghadapi Desa Ladan pada 23 Oktober 2026, Tarempa Timur diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Syawal menyatakan harapan, agar perjuangan tim tidak berhenti di babak 16 besar. Ia ingin para pemain, terus menunjukkan kemampuan terbaik hingga mampu meraih gelar juara.
“Harapan kami menjadi juara dan membawa Desa Tarempa Timur, menjuarai Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tuturnya.
Kemenangan 4-3 melalui adu penalti, membuka peluang bagi Desa Tarempa Timur untuk melanjutkan perjalanan di turnamen.
Kini, perhatian tim tertuju pada pertandingan melawan Desa Ladan, dengan harapan dapat kembali meraih hasil positif dan menjaga asa menjadi juara. (LS)
BERITA TERKAIT:
KONI Anambas Hadiri Penutupan Turnamen Sepakbola HUT ke-54 Desa Ladan
Aneng Apresiasi Kepercayaan Pemprov Kepri, Anambas Gelar Piala Gubernur 2026
Wabup Anambas Apresiasi Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman, Dorong Lahirnya Talenta Baru







