Kepri  

Gubernur Ansar Terima Penghargaan Pembina Kabupaten/ Kota Peduli HAM

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (dua kiri) saat menghadiri peringatan Hari HAM Sedunia ke-74 di Golden Ballroom, Hotel Sultan & Residence Jakarta Pusat, Senin (12/12/2022). (F. dok humas pemprov kepri)

JAKARTA (Kepri.co.id) – Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad menerima penghargaan sebagai Pembina Kabupaten/ Kota Peduli Hak Azasi Manusia (HAM) pada peringatan Hari HAM Sedunia ke-74 di Golden Ballroom, Hotel Sultan & Residence Jakarta Pusat, Senin (12/12/2022).

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin kepada Gubernur Ansar bersama Gubernur Banten, Gubernur Bali, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur DI Yogyakarta, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Lampung, Gubernur Sulawesi Selatan, dan Gubernur Sulawesi Barat.

Baca Juga: Gubernur Ansar dan Ribuan Masyarakat Antre Hadiri Pernikahan Anak Presiden

BACA JUGA:   Ngeri, Selama Februari - Maret 2024 Polda Kepri Amankan 21.008,84 Gram Sabu

Ada empat penghargaan yang diberikan pada acara yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan HAM ini. Di antaranya Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM, Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM tingkat Pemda, Penghargaan Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM, dan Penghargaan Unit Pusat yang Berkontribusi pada Kemajuan HAM.

Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menekankan, pemerintah telah mendorong upaya pemulihan pascapandemi Covid-19 secara bertanggung jawab dan mengedepankan HAM.

Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad. (F. dok humas pemprov kepri)

“Pada kesempatan ini, saya ingin menekankan bahwa pemerintah mendorong dilaksanakan upaya pemulihan yang bertanggung jawab, baik secara hukum, sosial, lingkungan, serta tetap mengedepankan nilai-nilai HAM,” kata Wapres Ma’ruf Amin

BACA JUGA:   Teori Evolusi Muchid Albintani, Mengingatkan Manusia untuk Menjaga Kefitrahan

Wapres menambahkan, pemulihan dan pembangunan yang ingin direalisasikan pemerintah, bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hak-hak dasar manusia dari krisis ekonomi, krisis pangan, krisis energi, maupun dari dampak perubahan iklim.

“Kita ingin melindungi hak-hak wong cilik di pelosok Tanah Air, para petani, buruh tani, nelayan, dan warga miskin dari gerakan yang memarginalkan hak-hak dasar rakyat kecil,” ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Ansar Buka Hati Jenguk Nenek Renta Sakit di Belakangpadang

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, mengatakan, peringatan hari HAM Sedunia jatuh setiap 10 Desember, sebagai bentuk penghormatan terhadap HAM dan penegakan HAM yang telah ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal ini juga sesuai amanat UUD 45.

BACA JUGA:   Peserta Pemilu Bisa Kampanye di Media Cetak, Elektronik, dan Daring

“Indonesia telah melakukan perubahan besar terhadap rencana aksi HAM secara nasional. Seperti penegakan HAM, hak-hak disabilitas, hak perempuan, anak-anak, dan masyarakat adat yang secara keseluruhan mendukung persamaan hak,” ujar Menteri Yasonna.

Untuk Kabupaten/ Kota peduli HAM, lima Kabupaten/ Kota di Kepri menerima penghargaan tersebut yakni Tanjungpinang, Bintan, Natuna, Karimun, dan Anambas. (hen)