Anda Karyawan Ingin Kuliah, Ada Kelas Shift di Universitas Putra Batam

Rektor Universitas Putera Batam, Dr Nur Elfi Husda. (F. amr)

BATAM (Kepri.co.id) – Anda pekerja atau aparatur sipil negara (ASN) yang ingin kuliah namun tidak mau mengganggu waktu kerja, solusinya bisa dipilih di Universitas Putra Batam. Kampus ini, memiliki 10 program studi dari semua jurusan di jenjang S1.

Manajemen menjadi jurusan yang paling diminati dengan 1.459 mahasiswa. Kemudian, disusul jurusan teknik informatika sebanyak 708 mahasiswa.

Universitas Putra Batam memiliki kelas shift (pagi atau malam), memungkinkan bagi para karyawan yang ingin kuliah lebih dapat konsentrasi mengikuti pembelajaran dengan adanya pilihan waktu kuliah tersebut.

BACA JUGA:   Tok! DPRD Tanjungpinang Sahkan LPj Walikota

Rektor Universitas Putera Batam, Dr Nur Elfi Husda, mengatakan, kuota mahasiswa baru tahun ini 1.200 orang hampir sama dengan tahun lalu. Dari 88 orang dosen, dosen berpendidikan S3 (doktor) sebanyak 14 orang dan 74 dosen berpendidikan S2 (magister).

“Terdapat 11 orang dosen yang lolos hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kemenristek Dikti. Pemberian hibah penelitian ini, memungkinkan perguruan tinggi dapat mengembangkan riset dan inovasinya,” ujar Dr Nur Elfi, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:   Polda Kepri Ringkus 14 Orang Komplotan Curat

Dikatakannya, biaya kuliah di Universitas Putra Batam tahun ajaran 2022/ 2023, meliputi biaya kuliah berkisar Rp4.500.000 sampai Rp5.100.000. “Kelebihan kami di sini (Universitas Putra Batam), pembayaran uang kuliah bisa cicil setiap bulan dibanding kampus lain,” ucapnya.

BACA JUGA:   Diikuti 40 Tim, Rudi Kick Off Turnamen Futsal PK NTT

Setelah Bidikmisi bertransformasi menjadi Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah tahun 2020, sebanyak 11 orang mahasiswa Universitas Putra Batam telah ditetapkan sebagai penerima KIP kuliah tahun 2023.

“Biaya kuliah yang terjangkau dan sistem pembayaran yang fleksibel, serta ada kelas shift, menjadikan Universitas Putera Batam menjadi pilihan bagi peserta didik yang berkeinginan melanjutkan studi di perguruan tinggi,” imbuhnya. (amr)