Kremlin: Dialog Putin-Trump Memungkinkan untuk Dilakukan Tanpa Prasyarat

Kremlin: Dialog Putin-Trump memungkinkan untuk Dilakukan Tanpa Prasyarat
Donald Trump (kiri), yang saat itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat, bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Helsinki, Finlandia, pada 16 Juli 2018. (F. Xinhua/Lehtikuva/Heikki Saukkomaa)

MOSKOW (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Rusia, Vladimir Putin terbuka soal kemungkinan melakukan negosiasi dengan presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump tanpa prasyarat, ungkap Juru Bicara (Jubir) Kremlin Dmitry Peskov pada Jumat (10/1/2025).

Peskov mengatakan, tidak ada persyaratan khusus yang diperlukan untuk negosiasi di masa mendatang. Kedua pemimpin harus menunjukkan keinginan dan tekad politik yang sama, untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada melalui dialog, imbuhnya.

Baca Juga: Kremlin: Persetujuan AS terhadap Penggunaan Rudal Jarak Jauh oleh Kiev di Wilayah Rusia akan Perpanas Konflik

Peskov juga mengonfirmasi, Putin terbuka soal pelaksanaan dialog dengan Trump di masa mendatang, dan proses perencanaan menggelar pertemuan akan dimulai setelah Trump mulai menjabat.

“Kami melihat, Trump telah menyatakan kesiapannya menyelesaikan masalah melalui dialog, dan kami menyambut baik hal ini,” kata Peskov.

Baca Juga: Kremlin: Masih Terlalu Dini untuk Bahas Peningkatan Hubungan Rusia-AS

Peskov menuturkan, posisi Rusia terkait Ukraina tetap jelas dan konsisten, sebagaimana dipaparkan Putin pada Juli 2024 lalu.

Sikap Moskow tidak akan berubah dalam setiap dialog, yang berpotensi dilakukan oleh Putin dan Trump, imbuhnya. (amr/ xinhua-news.com)

BACA JUGA:

Putin Teken Dekrit Persetujuan Revisi Doktrin Nuklir

Putin Teken Dekrit Tambah Personel Militer Jadi 1,5 Juta

Putin Sebut Hubungan Rusia-China Didasarkan pada Kepentingan Bersama, Kondusif bagi Stabilitas Dunia

Kremlin: Rusia akan Bentuk Tim Negosiasi Berunding dengan AS