Kremlin: Masih Terlalu Dini untuk Bahas Peningkatan Hubungan Rusia-AS

Kremlin: Masih Terlalu Dini untuk Bahas Peningkatan Hubungan Rusia-AS
Foto yang diabadikan pada 11 Mei 2024 ini, menunjukkan Kremlin di Moskow, Rusia. (F. Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)

MOSKOW (Kepri.co.id – Xinhua) – Masih terlalu dini untuk mendiskusikan prospek peningkatan hubungan Rusia-Amerika Serikat (AS). Demikian dilaporkan media setempat pada Jumat (8/11/2024), yang mengutip Juru Bicara (Jubir) Kremlin, Dmitry Peskov.

Baca Juga: Kemenlu Rusia: Moskow Tahu Realitas yang Sebenarnya tentang Trump

Peskov mengatakan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin tetap bersedia dan terbuka berdialog dengan presiden terpilih AS Donald Trump, tetapi penentuan waktunya akan dilakukan di kemudian hari.

Jubir tersebut mengingat, selama kampanye pemilu AS, Trump menyebutkan bahwa dirinya berniat menghubungi Putin secara pribadi.

Baca Juga: Trump Menangkan Kursi Kepresidenan AS di Tengah Kekhawatiran Mendalam di Kalangan Publik

Dalam pidatonya di sesi pleno Valdai Discussion Club pada Kamis (7/11/2024), Putin mengatakan, dia telah mengucapkan selamat kepada Trump atas kemenangannya dalam pemilihan Presiden AS, dan menyatakan kesiapannya berdialog dengan Trump. (amr/ xinhua-news.com)

BACA JUGA:

Kremlin Sebut Tindakan Barat Akan Pengaruhi Pembaruan Doktrin Nuklir Rusia

Erdogan dan Putin Bahas Bentrokan dan Serangan Israel di Suriah Via Telepon

Xi Jinping Suarakan Dukungan untuk Global South pada Hari Terakhir KTT BRICS Kazan

Xi Jinping Sebut China dan Rusia Temukan Cara Tepat bagi Negara Besar Bertetangga untuk Hidup Rukun Berdampingan

Putin Teken Dekrit Tambah Personel Militer Jadi 1,5 Juta

Putin Sebut Hubungan Rusia-China Didasarkan pada Kepentingan Bersama, Kondusif bagi Stabilitas Dunia