IRGC Klaim Serang Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain, Peringatkan Soal Serangan yang Lebih Luas

IRGC Klaim Serang Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain, Peringatkan Soal Serangan yang Lebih Luas
Warga menghadiri upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei di Qom, Iran, pada 7 Juli 2026. (F. Xinhua/Kantor Berita Mehr)

TEHERAN (Kepri.co.id – Xinhua) – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Kamis (9/7/2026) mengatakan, pihaknya menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain sebagai respons atas serangan baru AS.

Menurut pernyataan dari IRGC yang disampaikan oleh Press TV Iran, IRGC menyerang sejumlah infrastruktur dan fasilitas penting di Kamp Arifjan dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, serta sejumlah pangkalan militer AS di Juffair dan Sheikh Isa di Bahrain, “dalam fase pertama respons punitif terhadap para pelanggar perjanjian dari pihak Amerika.”

IRGC juga memperingatkan, respons mereka akan diperluas ke pangkalan-pangkalan lain di kawasan itu jika AS melanjutkan serangan.

Pasukan AS melancarkan serangan terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu (8/7/2026), guna “melemahkan” kemampuan Iran “untuk mengancam kebebasan pelayaran di Selat Hormuz,” kata Komando Pusat (CENTCOM) AS. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

IRNA Sebut Panglima Tertinggi IRGC Tewas Akibat Serangan Udara Israel ke Teheran

Iran Gelar Upacara Pemakaman Komandan Senior IRGC yang Tewas Dalam Serangan Israel

Jubir IRGC Sebut Iran Butuh Waktu untuk Lakukan Pembalasan Atas Kematian Haniyeh

Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran: AS Langgar MoU dengan Terus Picu Ketegangan di Selat Hormuz

Iran dan Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan di Tengah Ancaman Tenggat Waktu 15 Hari Trump

Iran Eksekusi Mata-mata Mossad Israel dan Anggota ISIS