Bandung Hidupkan Budaya Sunda lewat Pasanggiri Jaipong

Bandung Hidupkan Budaya Sunda Lewat Pasanggiri Jaipong
Foto yang diabadikan pada 8 Januari 2026 ini, memperlihatkan para penari menampilkan tari Jaipong pada acara Pasanggiri Jaipongan di Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, Provinsi Jawa Barat. (F. Xinhua/Septianjar Muharam)

BANDUNG (Kepri.co.id – Xinhua) – Pasanggiri Jaipong merupakan ajang kompetisi atau festival tari Jaipongan, tarian tradisional Sunda yang energik, yang diadakan untuk melestarikan, mengembangkan kreativitas, dan menunjukkan keindahan budaya Sunda melalui penampilan penari dari berbagai usia dan tingkatan. Kegiatan ini berlangsung dari 6-8 Januari dan diikuti 350 penari dari berbagai sanggar seni di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Mari kita tengok aksi para penari dalam deretan foto yang diabadikan Xinhua berikut ini. (hen/ xinhua-news.com)

Foto yang diabadikan pada 8 Januari 2026 ini, memperlihatkan para penari berdiri di balik panggung sebelum menampilkan tari Jaipong pada acara Pasanggiri Jaipongan di Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, Provinsi Jawa Barat. (F. Xinhua/Septianjar Muharam)

 

Budaya Sunda Lewat Pasanggiri Jaipong
Foto yang diabadikan pada 8 Januari 2026 ini, memperlihatkan para penari menampilkan tari Jaipong pada acara Pasanggiri Jaipongan di Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, Provinsi Jawa Barat. (F. Xinhua/Septianjar Muharam)

 

Budaya Sunda Lewat Pasanggiri Jaipong
Foto yang diabadikan pada 8 Januari 2026 ini, memperlihatkan para penari menampilkan tari Jaipong pada acara Pasanggiri Jaipongan di Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, Provinsi Jawa Barat. (F. Xinhua/Septianjar Muharam)

BERITA TERKAIT:

“Tidak Ada Dahulu, Tidak Ada Sekarang”: Warisan Budaya Parahyangan Timur sebagai Pondasi Masa Depan

Laksa Tangerang: Jejak Rasa Peranakan Tionghoa dalam Semangkuk Kuliner Ikonik

Panggung Maestro VII: Menjaga Maestro, Melangkah ke Depan Menghargai Maestro Seni Tradisional Indonesia

Konferensi Asia Afrika dalam Kenangan Saksi Hidup, Dunia yang Berubah dan Semangat Melestarikan