BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – China meluncurkan berbagai langkah signifikan dalam hal eksplorasi lithium, dan menjadi negara dengan cadangan lithium terbesar kedua di dunia.
Badan Survei Geologi China di bawah naungan Kementerian Sumber Daya Alam China pada Rabu (8/1/2025), mengungkapkan, cadangan lithium negara tersebut meningkat dari 6 persen menjadi 16,5 persen dari total global, yang membuat negara itu naik ke posisi kedua, dari sebelumnya berada di posisi keenam dalam peringkat dunia.
Baca Juga: Jokowi Resmikan Pabrik Anoda Baterai Lithium Investasi China
Sabuk lithium jenis spodumen kelas dunia yang membentang sepanjang 2.800 Kilometer (Km) di China barat berhasil ditemukan.
Sumber daya lithium yang ditemukan di danau-danau garam Dataran Tinggi Qinghai-Xizang tersebut, juga mengalami pertumbuhan yang substansial, menempatkan China sebagai basis sumber daya lithium danau garam terbesar ketiga di dunia.
Selain itu, peneliti China berhasil mengatasi tantangan teknis yang signifikan dalam mengekstraksi lithium dari lepidolit, mineral dengan kandungan lithium tinggi yang sulit dan mahal diproses.
Baca Juga: Output Baterai Lithium-ion China Naik 15 Persen Periode Januari-Februari
Lithium merupakan unsur penting bagi sejumlah industri emerging, termasuk kendaraan listrik, sistem penyimpanan energi, komunikasi seluler, perawatan medis, dan bahan bakar reaktor nuklir.
Meningkatnya eksplorasi lithium domestik di China, diharapkan dapat mengurangi ketergantungannya terhadap suplai asing dan berkontribusi pada pasar lithium global yang lebih seimbang, kata para ahli. (amr/ xinhua-news.com)







