Progres Rempang Eco-City, 47 Kepala Keluarga Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

Progres Rempang Eco-City, 47 Kepala Keluarga Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon
Penghuni rumah baru di Tanjung Banon foto di depan rumah baruinya bersama petugas Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam serta TNI-Polri, belum lama ini. (F. Rud)

BATAM (Kepri.co.id) – Sebanyak lima kepala keluarga (KK) asal Rempang kembali bergeser dari hunian sementara menuju rumah baru di Kawasan Tanjung Banon, Senin (6/1/2025).

Jumlah ini menambah total keseluruhan warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City, menempati rumah baru menjadi sebanyak 47 KK.

Baca Juga: Lengkapi Fasilitas Warga, BP dan Pemko Batam Tinjau Lokasi Pasar Sementara Kawasan Tanjung Banon

Melalui proyek Rempang Eco-City, Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya menyiapkan kawasan terpadu yang berlokasi di Tanjung Banon, lengkap dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

“Saat ini, seluruh proses sedang berjalan dan kami akan bekerja maksimal dalam mendukung realisasi investasi di Rempang,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Baca Juga: 42 KK Tempati Hunian Tetap di Tanjung Banon, Harapan Baru Kesejahteraan Masyarakat Rempang

Tuty panggilan akrab Ariastuty Sirait, menjelaskan, BP Batam terus menggesa pembangunan 350 unit rumah baru yang pengerjaannya telah mencapai 71,17 persen.

Rumah baru ini berdiri di atas lahan seluas 500 Meter persegi, dengan tipe bangunan 45 yang dilengkapi sertifikat hak milik (SHM).

Baca Juga: Warga Rempang Sambut Bahagia, Segera Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

“Sejauh ini tidak ada kendala serius dalam pengerjaannya,” tambah Tuty.

Ia berharap, warga yang telah menempati rumah baru di Tanjung Banon dapat menjalani aktivitas dengan nyaman.

Baca Juga: Pastikan Hak Masyarakat Tanjung Banon Terpenuhi

Sehingga, kawasan tersebut bisa tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di Wilayah Rempang.

“Semoga rumah baru ini, bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat dan generasi penerus nantinya,” pungkasnya. (amr)