Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, BP Batam Gelar Bimtek SPIP Terintegrasi

Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, BP Batam Gelar Bimtek SPIP Terintegrasi
Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain (kiri) memberikan kata sambutan pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Agustus 2025 di IT Centre, Batam Centre. (Sumber: BP Batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan profesional, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Agustus 2025 di IT Centre, Batam Centre.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, dan diikuti sebanyak 112 peserta yang terdiri dari Asesor Pusat dan Asesor Penilaian Mandiri dari berbagai unit kerja di lingkungan BP Batam.

Sebagai bentuk kolaborasi kelembagaan, Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yaitu Suko Sarjono (Auditor Ahli Madya/ Koordinator Pengawasan Bidang Kawasan), Budi Wiyono (Auditor Ahli Madya), dan Andry Ritonga (Auditor Ahli Muda).

Komitmen Wujudkan Good Governance

Dalam sambutannya, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa pelaksanaan SPIP merupakan instrumen penting untuk mewujudkan good governance melalui sistem pengawasan internal yang menyeluruh dan terintegrasi.

”Nilai maturitas SPIP BP Batam tahun 2024 telah mencapai level 3 dengan skor 3.292, yang menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal telah terdefinisi dengan baik. Namun, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas implementasi SPIP menuju level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia menekankan, keberhasilan pengendalian internal bukan hanya tanggung jawab satu unit, melainkan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pegawai, dari pimpinan hingga staf. Sinergi dan kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam memperkuat sistem pengawasan dan menjamin tercapainya tujuan strategis organisasi.

Meningkatkan Kompetensi dan Kualitas Asesor

Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para asesor serta memperkuat kualitas penilaian SPIP, termasuk peran aktif Tim Penjamin Kualitas. Peserta diharapkan mampu memahami secara mendalam standar penilaian dan implementasi SPIP sesuai regulasi terbaru, sehingga mampu menerapkannya secara efektif di unit kerja masing-masing.

”Saya berharap para asesor yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen pengetahuan dan menyebarluaskan pemahamannya ke seluruh insan BP Batam. Dengan begitu, peningkatan kualitas maturitas SPIP dapat dicapai secara merata,” tutur Alexander.

Landasan Regulasi dan Tingkat Maturitas

Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko BP Batam, Endry Abzan, menambahkan, SPIP merupakan amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, serta Peraturan BPKP RI Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, lima level maturitas SPIP meliputi:

  1. Belum Ada (0)
  2. Rintisan (Level 1)
  3. Berkembang (Level 2)
  4. Terdefinisi (Level 3)
  5. Terkelola (Level 4)
  6. Terukur (Level 5) – tingkat tertinggi yang mencerminkan organisasi yang sudah optimal

”Melalui Bimtek ini, kami menargetkan peningkatan signifikan terhadap kompetensi asesor pusat, asesor mandiri, dan tim penjamin kualitas agar hasil penilaian lebih kredibel, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Endry.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata BP Batam dalam memperkuat sistem pengawasan internal, membangun budaya kerja profesional, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berdaya saing tinggi. (amr)

BERITA TERKAIT:

Rotasi Pimpinan BP Batam, Airlangga Lantik Alexander Zulkarnain Gantikan Wahjoe Triwidijo

Perbaiki Kualitas Kearsipan, BP Batam Gelar Pengawasan Internal