Belajar dari Serasan, Natuna Perkuat Sinergi Tanggap Bencana Hidrometeorologi 2025

Belajar dari Serasan, Natuna Perkuat Sinergi Tanggap Bencana Hidrometeorologi 2025
Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie memasangkan rompi pelampung kepada personel Polairud Polres Natuna, pada apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi 2025 di Lapangan Bhayangkara Polres Natuna, Selasa (4/11/2025). (Sumber: Polres Natuna)

NATUNA (Kepri.co.id) – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang mulai meningkat di penghujung tahun, Kepolisian Resor (Polres) Natuna memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi 2025 di Lapangan Bhayangkara Polres Natuna, Selasa (4/11/2025).

Apel ini menjadi langkah nyata seluruh unsur penanggulangan bencana di Natuna, memastikan kesiapan personel, perlengkapan, dan koordinasi lapangan dalam menghadapi potensi banjir, longsor, serta gelombang tinggi yang sering melanda wilayah perbatasan utara Indonesia ini.

Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie memimpin langsung jalannya apel. Dalam amanatnya, ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bentuk tanggung jawab bersama menjaga keselamatan masyarakat.

”Apel ini bukan seremoni, tapi pengecekan nyata kesiapan seluruh unsur. Kita belajar dari bencana longsor Serasan pada 2023 — tragedi yang menelan 50 korban jiwa dan mengingatkan kita pentingnya bergerak cepat sebelum bencana datang,” tegas Aries.

Apel diikuti berbagai elemen: TNI AD, AL, dan AU; jajaran Polres Natuna; serta Bada. Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kemudian Basarnas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), PLN, Dinas Perhubungan, dan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Turut hadir Wakil Bupati Jarmin Sidik, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, dan perwakilan Danlanud RSA Kolonel Adm Marshall.

Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan pasukan dan peralatan, penyematan perlengkapan simbolis, serta pengecekan kesiapan kendaraan operasional di lapangan.

Kapolres menekankan, penanggulangan bencana memerlukan sinergi lintas instansi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta edukasi publik agar masyarakat semakin tangguh menghadapi ancaman alam.

”Tugas kita bukan hanya menolong saat bencana datang, tetapi juga membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, agar setiap rumah tangga tahu apa yang harus dilakukan ketika cuaca ekstrem terjadi,” ujar AKBP Aries.

Dengan apel ini, Natuna menegaskan komitmen tidak sekadar siaga secara simbolik, melainkan siaga secara sistemik dan terencana, demi keselamatan masyarakat di daerah kepulauan yang rawan bencana ini. (abed)

BACA JUGA: 

PWI Kepri Apresiasi Komitmen Kapolres Natuna Perkuat Sinergi Pers dan Polri

Jumat Curhat Polres Natuna dan PWI: Menyapa Nelayan Sepempang, Menjalin Keakraban di Tepi Laut

Cen Sui Lan Serukan Sinergi Masyarakat dan Aparat Jaga Natuna Tetap Aman