”Pahlawan Pangan: Gerakan MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Kekuatan Rakyat!”

Gerakan MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Kekuatan Rakyat
Iskandar Z Nasution, Master Human Security. (F. Dokumentasi Iskandar Z Nasution)

BATAM (Kepri.co.id) – Indonesia memanggil para pahlawannya! Dua program unggulan yang diluncurkan Presiden Prabowo, kini menjadi senjata bangsa untuk memutus rantai kemiskinan dan kebodohan di bumi pertiwi.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih, hadir sebagai langkah nyata memperkuat ekonomi akar rumput, memastikan tidak ada rakyat Indonesia yang tertinggal dalam perjuangan menuju keadilan sosial.

Iskandar Z Nasution, Master Human Security dengan fokus studi kemiskinan, menegaskan, program MBG dan Koperasi Merah Putih bukan sekadar jargon, melainkan langkah konkret yang menjawab kebutuhan rakyat. Program ini adalah jawaban atas kritik panjang terhadap program Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang selama ini dianggap tidak menyelesaikan akar masalah kemiskinan di negeri ini.

”Ini sejalan dengan cita-cita besar Bung Karno dan Bung Hatta, membangkitkan kekuatan ekonomi rakyat dan memperbaiki kualitas hidup generasi muda Indonesia,” ujar Iskandar, lulusan Universitas Kebangsaan Malaysia ini.

Program MBG diharapkan tidak berdiri sendiri. Iskandar mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi amal dan individu yang selama ini mengadakan warung makan gratis setiap Jumat atau kegiatan serupa, untuk bersinergi dengan pemerintah.

”Kita bisa berbagi data penerima manfaat, baik anak-anak maupun orang dewasa, sehingga pemulihan kualitas hidup masyarakat dapat tercapai lebih cepat,” tegas Iskandar.

Di tengah situasi pangan global yang penuh ketidakpastian, kata Iskandar, inilah saatnya bangsa Indonesia bersatu padu. Semua pemangku kepentingan – pemerintah, masyarakat sipil, dan individu – harus bergerak bersama memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi setiap anak bangsa tetap terjaga.

Sebagai kandidat Doktor Ilmu Kebijakan Publik di Universitas Pasundan Bandung, Iskandar percaya, keterlibatan semua pihak akan menciptakan dampak dahsyat dalam mewujudkan Generasi Emas 2045.

Ia yakin, dari dapur-dapur rakyat, meja makan sederhana, hingga koperasi desa, akan lahir para pahlawan pangan yang menjaga anak-anak Indonesia tetap sehat, cerdas, dan kuat untuk membangun negeri.

”Saatnya kita menjadi pahlawan pangan untuk negeri ini. Bersama kita entaskan kemiskinan, kita siapkan generasi masa depan, dan kita buktikan Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri!” pungkas Iskandar penuh semangat. (asa)

BERITA TERKAIT:

Dewi Ansar Lantik Bunda PAUD se-Kepri, Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas

Kolaborasi Cerdas, Pemko Tanjungpinang Ajak Swasta Ciptakan 5 Titik Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Diluncurkan di Indonesia

Beberkan Program Kesejahteraan Masyarakat yang Dilakukan Pemprov