BERLIN (Kepri.co.id – Xinhua) – Masalah teknis menyebabkan gangguan yang meluas di sejumlah bandar udara (bandara) di seluruh Jerman pada Jumat (3/1/2025).
Sistem komputer kepolisian federal mengalami pemadaman secara nasional, memaksa petugas memproses secara manual tugas-tugas yang biasanya ditangani secara elektronik. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian federal kepada surat kabar Jerman, Bild.
Bandar Udara (Bandara) Dusseldorf melaporkan, “malafungsi teknologi informasi (TI) secara nasional” di kepolisian federal, menyebabkan penundaan masuk dan ke luar di kontrol perbatasan.
Baca Juga: Gangguan Massal TI Global jadi Peringatan Soal Ketahanan Keamanan Siber
Menurut Bild, para penumpang harus menunggu hingga dua jam di Bandara Dusseldorf, sementara para penumpang di bandara Berlin juga mengalami penundaan yang sama.
Pada pukul 18.13 waktu setempat atau Sabtu (4/1/2025) pukul 00.13 WIB, Bandara Dusseldorf, yang merupakan salah satu bandara yang paling terdampak, mengumumkan, malafungsi TI di kepolisian federal telah teratasi.
Baca Juga: Pembaruan Perusahaan Keamanan Siber AS Picu Gangguan TI Global Skala Besar
Hal ini memungkinkan penerbangan non-Schengen untuk kembali berjalan tanpa hambatan, baik untuk penerbangan masuk maupun keluar.
Pemadaman listrik yang berlangsung selama kurang lebih empat jam itu, disebabkan masalah teknis pada sistem informasi Kantor Polisi Kriminal Federal. Bandara di Frankfurt, Hamburg, Munich, dan Berlin hanya mengalami penundaan singkat.
Heiko Teggatz, Ketua Serikat Polisi Federal, mengkritik pemerintah karena pendanaan modernisasi TI yang tidak memadai.
Baca Juga: Gangguan IT Global, Maskapai AS Alami Penundaan dan Pembatalan Besar-Besaran
Dia menyoroti, terdapat kekurangan dana sekitar 150 juta Euro (1 Euro = Rp16.825) atau sekitar 154,48 juta Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.236). (hen/ xinhua-news.com)
