Ansar Serahkan Hibah Kendaraan dan Honorarium Mubaligh di Batam

Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad (kiri) menyerahkan secara simbolis hibah kendaraan di Batam, Kamis (1/12/2022). (F. dok humas pemprov kepri)

BATAM (Kepri.co.id) – Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad kembali menyerahkan bantuan honorarium kepada para mubaligh di lima kecamatan di Kota Batam, mulai dari Batam Kota, Bengkong, Batuampar, Nongsa, dan Lubukbaja.

Selain bantuan honorarium kepada para mubaligh, juga diserahkan penyerahan bantuan hibah berupa barang dan kendaraan, kepada sejumlah yayasan, bertempat di Masjid Darussalam Perumahan KDA, Kota Batam, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Ansar Serahkan Bantuan Kemanusiaan Setengah Miliar, Sekdakab Cianjur Menangis Haru

Bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri yang diserahkan langsung Gubernur Ansar kali ini, terdiri dari barang seperti tenda, infocus, kursi plastik, dan speaker portable.

Adapun bantuan empat kendaraan terdiri dari dua ambulans, satu pick up, dan satu becak motor (betor).

Gubernur Kepri, H Ansari Ahmad (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada mubaligh dan pemuka agama muslim dan non muslim di Kota Batam, Kamis (1/12/2022). (F. dok humas pemprov kepri)

Demikian pula dengan para penerima bantuan honorarium. Dimana penerima honorarium bantuan kali ini berasal dari semua agama.

Para penerima di antaranya penyuluh agama non PNS, pemuka agama tetap pada rumah ibadah, hingga para pendidik keagamaan non formal.

Untuk Kota Batam, Pemprov Kepri menyerahkan kepada kurang lebih 3.316-an orang penerima. Dengan alokasi anggaran, kurang lebih Rp3, 316 miliar.

Bantuan ini diberikan kepada 2 961 orang guru Taman Pendidikan Quran (TPQ), 87 orang penyuluh agama non PNS, 181 orang pemuka pada rumah ibadah tetap, dan 87 orang pemuka agama non muslim.

Baca Juga: Gubernur Ansar Buka Musyawarah Rakyat Indonesia V Kepulauan Riau

Gubernur Ansar mengatakan, bantuan yang diberikan kali ini, tidak lain dan tidak bukan, sebagai bentuk apresiasi dari Pemprov Kepri, atas peran dan sumbangsih yang telah diberikan selama ini.

Menurut Ansar, pendidik agama telah berkontribusi lewat berbagai pendidikan dan pengajaran keagamaan. Dengan kata lain, ikut serta memajukan pembangunan di bidang keagamaan.

Menurut Ansar, pembangunan keagamaan tidak bisa kita lakukan sendiri, tapi butuh dukungan dari semua kalangan.

“Karena itu kita berpikir, Pemprov Kepri memberikan perhatian dan apresiasi kepada bapak ibu semua. Mulai dari guru TPQ, imam masjid, mubaligh hingga para pemuka agama. Baik pemuka agama muslim dan non muslim,” ujar Ansar.

Selain di kota Batam, bantuan serupa akan diserahkan ke kabupaten/ kota lain di Kepri. Di mana bantuan akan diberikan kepada semua tim pembinaan dan pengawasan keagaaman, di tujuh kabupaten/ kota dengan total anggaran mencapai Rp8 miliar. Bantuan diperuntukan bagi 8.000 penerima se-Kepri.

Diakui Gubernur Ansar, bantuan yang diserahkan kali ini, tidak lepas dari rekomendasi anggota legislatif yang ada di DPRD Provinsi Kepri.

Di mana saat anggota DPRD Kepri melakukan reses di daerah pimilihannya masing-masing, mereka menerima aspirasi dan keinginan dari masyarakat.

“Sehingga apa yang masyarakat sampaikan dan ajukan, sebagian ada yang saat ini direalisasikan, ada juga yang belum terealisasi. Yang belum direalisasikan, pasti nanti akan diakomodir teman-teman di dewan melalui kegiatan pokok pikiran berikutnya,” pesan Ansar.

Tak lupa di hadapan para mubaligh dan tokoh agama lima kecamatan di Kota Batam, Gubernur Ansar meminta doa dan dukungan masyarakat semua, agar pembangunan yang tengah dilaksanakan, senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Gery Yasid, Waka 1, 2, dan 3, Ketua Komisi dan Anggota DPRD Provinsi Kepri, Tim Khusus Percepatan Pembangunan, Kepala OPD Pemprov Kepri, Ketua DKM Masjid Darussalam, dan para penerima bantuan. (hen)