KAIRO (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Mesir, Abdel-Fattah al-Sisi dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud pada Minggu (1/9/2024) membahas sejumlah cara, bersama-sama menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi keamanan dan perdamaian kawasan.
Dalam sebuah percakapan telepon, kedua pemimpin tersebut menekankan pentingnya mencapai gencatan senjata sesegera mungkin di Jalur Gaza, dan menghentikan eskalasi di Tepi Barat.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Kairo. (XHTV)
Sejumlah langkah ini diperlukan, untuk memulihkan stabilitas di kawasan tersebut, kata Kepresidenan Mesir dalam sebuah pernyataan.
Mesir, bersama Qatar dan Amerika Serikat, memimpin upaya mediasi mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tawanan antara Israel dan Hamas. Tujuan akhirnya, gencatan senjata permanen di Gaza.
Otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Minggu (1/9/2024), merilis data terbaru jumlah warga Palestina yang tewas. Setelah hampir 11 bulan serangan Israel di Jalur Gaza, angka tersebut kini bertambah menjadi 40.738 orang. (amr/ xinhua-news.com)







