Sekjen Liga Arab Peringatkan Eskalasi Konflik Regional Israel “Berbahaya”

Sekjen Liga Arab Kecam Peta Israel Mengeklaim Hak Teritorial Historis Negara-negara Arab
Kantor Liga Arab di Mesir, Kairo. (F. Xinhua)

KAIRO (Kepri.co.id – Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Arab, Ahmed Aboul-Gheit pada Rabu (31/7/2024) memperingatkan akan eskalasi konflik Israel yang berbahaya di kawasan tersebut, seraya menyatakan, pembunuhan adalah tindakan yang “melanggar hukum internasional.”

Dalam sebuah pernyataan, Aboul-Gheit mengatakan, melakukan pembunuhan menunjukkan pengabaian besar terhadap norma-norma internasional, sekaligus penghinaan terhadap aturan yang mengatur hubungan antarnegara.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Kairo. (XHTV)

Dia menambahkan, Israel mempraktikkan kebijakan yang sembrono tanpa memperkirakan konsekuensi mengerikan yang dapat memengaruhi kawasan tersebut sebagai akibat dari tindakannya.

Aboul-Gheit mencatat, komunitas internasional harus memberikan tekanan yang diperlukan terhadap Israel guna mencegah ledakan regional yang komprehensif.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengonfirmasi pada Rabu (31/7/2024), bahwa Kepala Politbiro Politik Hamas, Ismail Haniyeh terbunuh di Teheran, ibu kota Iran.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Rabu (31/7/2024), kantor berita semiresmi Iran, Fars, mengatakan, Haniyeh dibunuh sekitar pukul 02.00 waktu setempat (Rabu pukul 05.30 WIB) setelah kediamannya di Teheran dihantam sebuah “proyektil”.

Gerakan Hamas mengonfirmasi kematian pemimpinnya, mengatakan, Haniyeh dibunuh oleh serangan Israel. Pemerintah Israel belum memberikan komentar atas insiden tersebut.

Sejak 7 Oktober tahun lalu, Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Hamas.

Menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 39.445 warga Palestina di daerah kantong tersebut, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan hampir 2 juta orang di sana terpaksa mengungsi. (amr/ xinhua-news.com)