GUANGZHOU (Kepri.co.id – Xinhua) – Raksasa teknologi Tiongkok, Huawei, pada Senin (7/9/2026) meluncurkan smartphone lipat tiga Mate XT 2,yang ditenagai oleh cip baru Kirin 9050 Pro, prosesor berperforma tinggi pertama yang menggunakan teknologi logic folding.
Kirin 9050 Pro menumpuk unit-unit logic secara berlapis dalam satu cip, sehingga memperpendek jalur transmisi sinyal, mengurangi latensi, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan, menurut informasi dalam acara peluncuran di Guangzhou.
Terakhir kali, Huawei memperkenalkan cip Kirin baru dalam acara peluncuran produk unggulannya adalah saat perilisan global smartphone Mate 40 enam tahun lalu.
Perusahaan itu, terus berinovasi dan menorehkan terobosan baru dalam beberapa tahun terakhir.
Pengeluaran penelitian dan pengembangan (litbang) perusahaan tersebut melonjak tajam hingga mencapai 121,38 miliar Yuan (1 Yuan = Rp2.627) pada paruh pertama (H1) 2026, menandai rekor tertinggi untuk periode tersebut dan menyumbang lebih dari seperempat total pendapatan perusahaan.
Huawei melaju dengan pesat di berbagai bidang padat teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI), cip, sistem operasi, dan kendaraan pintar, disertai intensitas litbang berkelanjutan yang menjadi landasan bagi kapabilitas teknologi jangka panjang perusahaan tersebut.
Strategi itu tampaknya membuahkan hasil di pasar. Menurut data IDC, pengiriman smartphone Huawei tumbuh sebesar 19,4 persen secara tahunan (year on year/ yoy) pada kuartal kedua (Q2) 2026, yang mendorong pangsa pasarnya naik menjadi 22,6 persen dan menempati posisi teratas di Tiongkok.
Saat industri secara umum sedang berada di bawah tekanan, Huawei tampil menonjol sebagai salah satu dari sedikit vendor utama yang mencatatkan pertumbuhan signifikan, kata para analis. (hen/ xinhua-news.com)







