Perwakilan Media dari Indonesia Terpukau Inovasi Teknologi di Guangdong, Tiongkok

Foto yang diabadikan pada 3 September 2026 ini, menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC, mengunjungi pabrik perusahaan DeRUCCI di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (F.Xinhua)

SHENZHEN (Kepri.co.id – Xinhua) – Pada saat Kota Shenzhen di Tiongkok selatan menyambut “Tahun Tiongkok” Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2026, sejumlah perwakilan media dari Indonesia bersama kolega mereka dari ekonomi anggota APEC lainnya mengunjungi beberapa perusahaan teknologi yang berbasis di Provinsi Guangdong. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Forum Media Asia-Pasifik yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026).

Dalam kunjungan ke DeRUCCI di Kota Dongguan, para tamu dengan antusias menjajal berbagai produk, seperti kasur, bantal, dan perabot lainnya. DeRUCCI sudah lama dikenal sebagai perusahaan manufaktur yang memadukan konsep teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dengan kesehatan tubuh, khususnya dalam mendukung kualitas tidur.

Sambil mencoba berbaring di atas kasur yang dilengkapi sensor AI dan fungsi penyesuaian secara real-time, Heru Andriyanto, managing editor The Jakarta Globe, berujar, “Ini di luar imajinasi saya. Sebelumnya, saya menganggap teknologi hanya diterapkan pada produk digital, industri, atau bidang-bidang mutakhir. Namun, ternyata kasur ini juga telah mengadopsi AI dan mampu menyesuaikan posisi serta sensasi permukaannya berdasarkan berat dan kondisi fisik orang yang berbaring di atasnya. Luar biasa!”

Menurut Heru, hal lain yang tak kalah mengesankan, tekad dan upaya perusahaan-perusahaan Guangdong terus menggenjot penelitian dan pengembangan (litbang) guna mendorong inovasi.

Upaya tersebut, memungkinkan teknologi diterapkan dengan cepat ke dalam berbagai produk buatan mereka.

“Kita melihat beberapa pabrik di Guangdong telah mengadopsi secara luas lini produksi otonom, dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Ini meningkatkan efisiensi dan kualitas proses manufaktur,” ujar Heru.

Foto yang diabadikan pada 3 September 2026 ini, menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC, mengunjungi perusahaan OPPO di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (F. Xinhua)

Menurut CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, kunjungan ke OPPO dan BYD membuatnya semakin mengenal produk ponsel dan kendaraan energi baru (NEV) yang kini populer di Indonesia.

“Dalam kunjungan ini, saya secara umum semakin mengenal sejarah panjang OPPO dan BYD. Ternyata, perusahaan-perusahaan ini berawal dari titik di mana mereka tidak pernah membayangkan akan berkembang hingga seperti sekarang, misalnya berfokus pada baterai atau produk digital yang lebih sederhana. Namun, yang terpenting adalah perusahaan-perusahaan ini terus berevolusi mengikuti tren teknologi dan kebutuhan masyarakat. Pantas saja mereka menjadi merek ternama, bahkan di seluruh dunia,” ujar Dahlan.

Dahlan mengaku sangat terkesan dengan sejumlah laboratorium BYD, yang digunakan menguji kinerja berbagai model kendaraan, sebelum diluncurkan dari lini produksi.

Pengujian tersebut, dilakukan dalam kondisi ekstrem. Mulai dari lingkungan bersuhu puluhan derajat Celsius di bawah nol  hingga dataran tinggi dengan kondisi jalan yang kompleks dan medan yang beragam.

Setiap produk baru, resmi diluncurkan setelah terbukti aman dan tangguh dalam berbagai kondisi.

Foto yang diabadikan pada 4 September 2026 ini, menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC, mengunjungi perusahaan BYD di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (F. Xinhua)

“Perusahaan Tiongkok menerapkan standar ketat terhadap produknya. Penerapan teknologi sejalan dengan kebutuhan konsumen, serta perkembangan zaman. Mereka mementingkan litbang dan berupaya memperluas adopsi teknologi ke berbagai bidang. Saya kira, inilah alasan mengapa produk Tiongkok kini semakin meyakinkan,” tutur Dahlan, seraya menambahkan, dirinya yakin akan daya saing perusahaan teknologi Tiongkok di kancah global.

Dalam wawancara dengan sejumlah media lokal, Virgandhi Prayudantoro, Direktur Lemberitaan Kantor Berita ANTARA, mengatakan, kunjungan kali ini merupakan kunjungan pertamanya ke Shenzhen sebagai perwakilan media dari Indonesia.

“Di kota ini, saya melihat banyak hal yang dapat dicontoh, khususnya dalam inovasi teknologi, pembangunan ekonomi, dan tata kelola kota. Saya kira, hal ini akan menginspirasi kami dalam meliput Shenzhen dan Tiongkok secara keseluruhan,” papar Virgandhi. (hen/ Xinhua-news.com)