Argentina Gagalkan Mimpi 69 Tahun Inggris, Menang Dramatis 2-1 dan Tantang Spanyol di Final

ARGENTINA memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris 2-1 dalam laga semifinal yang berlangsung dramatis di Mercedes-Benz Stadium Atlanta, Kamis (16/7/2026). Kemenangan ini, sekaligus mengubur harapan The Three Lions untuk kembali tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 1966.

Inggris sempat berada di atas angin setelah Anthony Gordon membawa tim asuhan Thomas Tuchel unggul pada menit ke-55. Memanfaatkan umpan matang Morgan Rogers, Gordon berhasil menaklukkan Emiliano Martinez dan membuat ribuan pendukung Inggris mulai bermimpi mengakhiri penantian enam dekade menuju partai puncak.

Sejak awal pertandingan, kedua tim menyuguhkan duel berintensitas tinggi. Inggris tampil agresif dengan pressing yang efektif melalui Declan Rice, Jude Bellingham, dan Elliot Anderson sehingga mampu mengganggu ritme permainan Argentina.

Sementara itu, Argentina tetap mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus organisasi pertahanan Inggris yang disiplin. Babak pertama berlangsung keras dan penuh duel fisik tanpa gol tercipta.

Setelah unggul, Inggris memilih bermain lebih defensif dengan menumpuk pemain di area pertahanan sendiri. Strategi tersebut, sempat membuat Argentina frustrasi, tetapi juga memberikan ruang bagi sang juara bertahan menguasai permainan dan meningkatkan tekanan secara bertahap.

Kesabaran Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Berawal dari situasi sepak pojok, Lionel Messi mengirimkan bola kepada Enzo Fernandez yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut gawang Jordan Pickford dan mengubah skor menjadi 1-1.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina justru menunjukkan mental juara. Memasuki menit kedua masa injury time, Messi kembali menjadi pembeda dengan umpan silang akurat yang disambut sundulan Lautaro Martinez. Gol tersebut, memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantar Albiceleste melaju ke final untuk kedua kalinya secara beruntun.

Lionel Messi kembali memperlihatkan perannya sebagai motor permainan Argentina. Meski tidak mencetak gol, dua assist yang dibukukannya menjadi penentu kebangkitan tim, sementara Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez tampil sebagai penyelesai sempurna dalam momentum-momentum krusial.

Bagi Inggris, kekalahan ini menjadi pukulan yang sangat menyakitkan. Setelah tampil solid sepanjang turnamen dan sempat mengendalikan pertandingan, mereka gagal mempertahankan keunggulan pada menit-menit akhir. Sejumlah pengamat menilai, perubahan pendekatan permainan yang terlalu defensif setelah unggul menjadi salah satu faktor utama yang dimanfaatkan Argentina membalikkan keadaan.

Bombardir Lionel Messi dan kawan-kawan, akhirnya membuat jebol bahkan Inggris terkesan jungkir balik mempertahankan benteng pertahanan. Penjawa gawang Inggris, Jordan Pickford pun beberapa kali jatuh bangun menyelamatkan si bola bundar.

Kemenangan ini membawa Argentina selangkah lagi mempertahankan gelar juara dunia. Di partai final, tim asuhan Lionel Scaloni akan menghadapi Spanyol dalam laga yang diprediksi menjadi pertarungan dua kekuatan terbaik turnamen. Sementara itu, Inggris akan menghadapi Prancis pada pertandingan perebutan tempat ketiga. ***

BERITA TERKAIT:

Pesta Gila Seabad Sekali, Piala Dunia 2030 Digelar di Tiga Benua Enam Negara dan Indonesia Ingin Ngintip Peluang Emas

Pelatih Inggris Puji Semangat Juang Timnya Usai Lolos ke Babak Semifinal Piala Dunia

Bentrok Para Predator! Duel Maut Erling Haaland vs Harry Kane di Panggung Neraka Piala Dunia

Agendakan Nobar Piala Dunia 2026, PWI dan KPI Kepri Perkuat Konsolidasi Hadapi Tantangan Penyiaran di Era Digital