Singapura Luncurkan Peta Jalan Baru untuk Majukan Inovasi dan Pengembangan Kapabilitas Maritim

Singapura Luncurkan Peta Jalan Baru untuk Majukan Inovasi dan Pengembangan Kapabilitas Maritim
Foto yang diabadikan pada 21 April 2026 ini, menunjukkan suasana dalam ajang Pekan Maritim Singapura (Singapore Maritime Week/ SMW) 2026 di Singapura. (F. Xinhua/Then Chih Wey)

SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Otoritas Maritim dan Pelabuhan (Maritime and Port Authority/ MPA) Singapura dan Institut Maritim Singapura (Singapore Maritime Institute/ SMI) meluncurkan edisi baru Peta Jalan Teknologi dan Penelitian Maritim Singapura (Singapore Maritime Technology & Research Roadmap) dalam ajang Pekan Maritim Singapura (Singapore Maritime Week/ SMW) 2026 pada Selasa (21/4/2026).

Peta jalan 2026 itu, menetapkan bidang-bidang utama untuk memperkuat ketahanan, meningkatkan produktivitas, dan mendorong inovasi di seluruh ekosistem maritim Singapura.

Berbagai prioritas dalam peta jalan itu mencakup memajukan teknologi digital secara luas, mendukung jalur dekarbonisasi yang praktis, serta meningkatkan integrasi di seluruh operasional pelabuhan dan pelayaran, sembari mengatasi kendala-kendala struktural seperti kebutuhan tenaga kerja, serta keterbatasan ruang darat dan laut, urai MPA dan SMI dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis pada Selasa.

Peta jalan itu menetapkan empat bidang utama untuk ditindaklanjuti, termasuk operasional pelabuhan secara otonomos, pengiriman energi alternatif yang aman dan efisien, kapal pintar, serta layanan pelabuhan cerdas dan terpadu.

Dana senilai lebih dari 100 juta Dolar Singapura (1 Dolar Singapura = Rp13.477) atau 78,68 juta Dolar AS (1 Dolar AS = Rp17.142), akan diinvestasikan ke dalam penelitian dan pengembangan (litbang) empat bidang prioritas tersebut selama lima tahun ke depan, menurut pernyataan itu.

 

Singapura Luncurkan Peta Jalan Baru untuk Majukan Inovasi dan Pengembangan Kapabilitas Maritim
Robot laut dipajang dalam ajang Pekan Maritim Singapura (Singapore Maritime Week/ SMW) 2026 di Singapura pada 21 April 2026. (F. Xinhua/Then Chih Wey)

Pada hari yang sama, MPA menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding) dengan Asosiasi Pelayaran Singapura (Singapore Shipping Association/ SSA), untuk mempercepat pengadopsian kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) di kalangan perusahaan-perusahaan maritim guna meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing.

MPA akan bermitra dengan SSA, guna mendukung perusahaan-perusahaan maritim untuk mengadopsi AI dalam berbagai fungsi utama, termasuk agen kapal, manajemen dan penyewaan kapal, operasional pelayaran, serta operasi pengisian bahan bakar kapal.

“Kecerdasan buatan akan semakin memengaruhi bagaimana operasi maritim direncanakan dan dilaksanakan. Perusahaan-perusahaan yang mampu menerapkan AI secara efektif, baik dalam peningkatan kinerja kapal, pengoptimalan operasional pelabuhan, maupun penguatan pengambilan keputusan, akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk beroperasi dengan efisien dan tetap kompetitif,” ujar Ang Wee Keong, Chief Executive MPA. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Singapura Perketat Inspeksi Perbatasan untuk Turis yang Kedapatan Membawa Vape

BP Perkuat Hubungan Kemitraan dengan Konjen Singapura

BP Batam di Singapura: Jadikan Batam Pusat Eksekusi Investasi Tercepat di Asia Tenggara

Menengok Semarak Lampion Imlek di Singapura

Tim Aerobatik China Tiba di Singapura untuk Ajang Singapore Airshow ke-10

Sambut Tahun Kuda, Singapura Gelar Pameran Bunga dengan Lampion Kuda Berukuran Asli

Pemerintah Singapura Dukung Inovasi Kerja Sama Batam dan Singapura

Sambangi Kepala BP Batam, Menteri Singapura Puji Perkembangan Ekonomi Batam

Dubes RI untuk Singapura Siap Kolaborasi dengan BP Batam Gaet Investor