Indonesia Diprediksi Alami Musim Kemarau yang Lebih Lama dari Biasanya

Indonesia Diprediksi Alami Musim Kemarau yang Lebih Lama dari Biasanya
Foto yang diabadikan pada 29 Maret 2026 ini, memperlihatkan sejumlah wisatawan domestik memakai payung untuk berlindung dari teriknya sinar matahari di kawasan situs Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (F. Xinhua/Agung Supriyanto)

SURAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan dimulai lebih awal, yakni pada April 2026 mendatang. Musim kemarau di 57,2 persen wilayah Indonesia, diperkirakan akan berlangsung lebih lama dari biasanya. Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Nina Lemah pada Februari 2026, yang kemudian digantikan oleh fase Netral dengan El Nino berpotensi dimulai pada pertengahan tahun 2026. (hen/ xinhua-news.com)

Foto yang diabadikan pada 29 Maret 2026 ini, memperlihatkan para wisatawan domestik memakai payung untuk berlindung dari teriknya sinar matahari di kawasan situs Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (F. Xinhua/Agung Supriyanto)

 

Foto yang diabadikan pada 29 Maret 2026 ini, memperlihatkan sejumlah wisatawan domestik memakai payung dan memanfaatkan kipas angin mini portabel untuk menyejukkan diri dari teriknya sinar matahari di kawasan situs Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (F. Xinhua/Agung Supriyanto)

BERITA TERKAIT:

Indonesia Bersiap Hadapi Risiko Karhutla Selama Musim Kemarau

BP Pastikan Suplai Air Tetap Optimal, Kondisi 3 Waduk jadi Atensi Serius

Peningkatan Level Stres Panas akan Terjadi di Setidaknya 6 Negara di Kawasan Tanduk Afrika

Eropa Alami Musim Panas Terpanas, Picu Kerugian Pertanian dan Peningkatan Kasus Kematian

Gelombang Panas Ekstrem Landa Dunia

Bumi Alami Juli Terpanas, Perpanjang Rekor Suhu Global Bulanan Tertinggi 14 Bulan Beruntun