Menelusuri Keajaiban di Balik Kacamata AI Buatan China di CAEXPO

Menelusuri Keajaiban di Balik Kacamata AI Buatan China di CAEXPO
Seorang pengunjung Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo/CAEXPO) ke-22 di Nanning, China selatan mencoba kacamata dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI). (F. Xinhua)

NANNING (Kepri.co.id – Xinhua) – Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo/CAEXPO) ke-22 sedang berlangsung di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan.

Untuk pertama kalinya, pameran tersebut menghadirkan paviliun seluas 10.000 Meter persegi yang didedikasikan untuk Kecerdasan Buatan (artificial intelligence/ AI), sebuah aula bertema tunggal terbesar dalam sejarah pameran itu.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Nanning, China. (XHTV)

Penerapan AI di dunia nyata menarik perhatian pengunjung dari seluruh dunia. “Di Pameran China-ASEAN, mari kita singkap keajaiban di balik kacamata ini,” ujar Koresponden Xinhua, Zheng Xin.

“Keajaiban kacamata ini terletak pada fakta, bahwa ini adalah kacamata berteknologi AI dengan sebuah layar. Layarnya merupakan layar fungsional. Kacamata ini dapat melakukan berbagai fungsi praktis dan mudah, seperti instruksi, terjemahan, navigasi, dan lain-lain. Faktanya, kami melihat ada banyak tamu asing dari negara-negara ASEAN, yang sebagian besar berbicara dalam bahasa yang digunakan di negara asal mereka. Kacamata ini dapat melayani skenario komunikasi bisnis seperti bini. Kacamata ini ,memungkinkan lebih banyak orang berpartisipasi dalam perdagangan dan kerja sama dengan ASEAN, sehingga memungkinkan lebih banyak mitra dapat mendobrak hambatan bahasa dan menciptakan peluang tambahan untuk kerja sama dan perdagangan,” ujar manajer hubungan masyarakat Rokid, Huang Zhihao.

“Kacamata ini adalah kacamata AI pertama yang saya lihat benar-benar secara langsung, dan teknologi yang ditampilkan terlihat sangat mengesankan. Jadi, menurut saya, ini adalah eksibisi dan pameran yang sangat keren,” ujar pengunjung dari Inggris, Alex.

Sorotan AI tahun ini diketengahkan pada saat Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN (China-ASEAN Free Trade Area/ CAFTA), zona perdagangan bebas terbesar di dunia di antara negara-negara berkembang, siap ditingkatkan ke versi 3.0.

Negosiasinya telah rampung pada Mei 2025, sedangkan penandatanganan resmi diperkirakan akan dilakukan pada akhir tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, China dan ASEAN memperkuat hubungan di bidang AI, teknologi digital, energi hijau, pertanian cerdas, dan digitisasi rantai pasokan, yang memanfaatkan kedekatan geografis dan sinergi ekonomi untuk mendorong pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, dan efisien.

Tahun ini saja, lebih dari 200 perusahaan AI telah mengunjungi Guangxi, pintu gerbang ASEAN ke China, menandatangani lebih dari 70 proyek senilai lebih dari 33 miliar Yuan (1 Yuan = Rp2.321), dengan perusahaan-perusahaan terkemuka mendirikan basis-basis yang berorientasi pada ASEAN.

“Ini merupakan kali pertama saya datang ke Nanning. Menurut saya, ini tempat yang luar biasa dan acara (pameran) ini menakjubkan. Saya tidak pernah menyangka, teknologi telah berkembang sejauh ini, dan apa yang akan dihasilkan oleh China benar-benar luar biasa,” ujar peserta pameran dari Thailand, Akalak Yimwilai.

“Untuk tahun ini, (pameran) ini berkaitan dengan AI dan ekonomi digital. Saya rasa, pameran ini membuka peluang bagi kita untuk melakukan perdagangan digital, melakukan pemasaran digital, dan melakukan komunikasi dengan konsumen China secara langsung atau pebisnis China secara langsung,” kata Wakil Direktur Divisi E-commerce Internasional, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Laos, Vieng.

“Kami berharap, dapat membawa kerja sama ekonomi kami ke tingkat yang lebih tinggi lagi, terutama di bidang-bidang baru, seperti e-commerce, perdagangan digital, dan pembayaran. Tahun ini, salah satu aspek utama CAEXPO adalah AI. Jadi sekali lagi, kami berada di jalur yang tepat untuk bekerja sama secara sejajar,” ujar Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Pejabat Indonesia Promosikan Kalimantan Selatan di CAEXPO, Harapkan Kerja Sama Antardaerah Perkuat Hubungan Ekonomi China-Indonesia

Indonesia Bukukan Transaksi Senilai Rp479 Miliar dari Gelaran CAEXPO di China

China-Indonesia Perkuat Kerja Sama AI Lewat Pameran China-ASEAN ke-22

Kolaborasi Digital Jadi Sorotan Utama di China-ASEAN Expo