Puluhan Bus Listrik Zhongtong asal China akan Mengaspal di Jakarta

Foto dokumentasi tak bertanggal ini, menunjukkan Damri menghadirkan 70 unit bus listrik Zhongtong dipakai sebagai moda transportasi publik di koridor Transjakarta yang beroperasi mulai akhir bulan ini. (F. Xinhua)

JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Salah satu badan usaha milik negara (BUMN) di bidang transportasi, Perusahaan Umum (Perum) Damri, baru-baru ini mendatangkan 70 unit bus listrik baru merek Zhongtong asal China sebagai upaya untuk menambah armada transportasi publik ramah lingkungan di Jakarta. Bus-bus itu akan mulai beroperasi secara resmi pada akhir bulan ini.

“Armada bus listrik ini tidak hanya ramah lingkungan dengan emisi nol, tetapi juga menawarkan kenyamanan dan efisiensi tinggi bagi pengguna transportasi publik di Jakarta,” kata Head of Corporate Communication Damri, Atikah Abdullah dalam pernyataan resminya pada awal pekan ini.

Bus listrik Zhongtong yang akan dioperasikan memiliki kapasitas baterai yang mampu menempuh jarak hingga 250 Kilometer dengan satu kali pengisian daya, serta dilengkapi teknologi terkini yang menjamin performa optimal dan pengisian baterai yang efisien.

Foto dokumentasi tak bertanggal ini, menunjukkan Damri menghadirkan 70 unit bus listrik Zhongtong dipakai sebagai moda transportasi publik di koridor Transjakarta yang beroperasi mulai akhir bulan ini. (F. Xinhua)

Saat ini, Damri memiliki 116 unit bus listrik yang telah dioperasikan di layanan transportasi publik Transjakarta. Pengadaan bus merek Zhongtong ini merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk menambah 200 unit bus listrik hingga akhir tahun ini, dengan total bus listrik Damri yang beroperasi di koridor Transjakarta ditargetkan akan mencapai 316 unit.

Kehadiran bus listrik Zhongtong ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan moda transportasi berkelanjutan dengan nol emisi karbon. Atikah menuturkan, setiap bus listrik akan menggantikan bus berbahan bakar diesel yang menghasilkan emisi CO2 sekitar 1,5-2 ton per hari, sehingga ratusan bus listrik dapat mengurangi emisi secara signifikan.

Foto dokumentasi tak bertanggal ini, menunjukkan tampilan interior bus listrik Zhongtong yang akan dipakai sebagai moda transportasi publik di koridor Transjakarta yang beroperasi mulai akhir bulan ini. (F. Xinhua)

Jakarta telah lama menghadapi masalah buruknya kualitas udara, yang salah satunya berasal dari emisi gas buang kendaraan berbahan bakar fosil. Sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum lama ini, menyampaikan target menambah jumlah bus listrik di koridor Transjakarta hingga 2.000 unit pada 2029.

Selain merek Zhongtong, koridor Transjakarta juga telah mengoperasikan sejumlah merek bus listrik buatan China lainnya, seperti Golden Dragon dan BYD. Hingga akhir tahun lalu, terdapat 90 unit bus listrik Golden Dragon dan 20 unit bus listrik BYD yang dipakai di koridor Transjakarta. (hen)

BERITA TERKAIT:

GAC Aion Kerja Sama dengan Grab Indonesia Hadirkan Taksi Daring Premium

Gandeng Neta, Evista Luncurkan Layanan Taksi Listrik di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II

Chery Indonesia Luncurkan Subsidi Tukar Tambah Mobil Konvensional ke Mobil Listrik

Neta Indonesia dan BCA Jalin Kerja Sama Fasilitas Pembiayaan Diler