Foto dokumentasi yang diabadikan pada 19 Desember 2019 ini, menunjukkan Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov dalam sebuah konferensi pers di Moskow, Rusia. (F. Xinhua/Evgeny Sinitsyn)
MOSKOW (Kepri.co.id – Xinhua) – Rusia akan mempertimbangkan tindakan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya, seperti penolakan mereka untuk berdialog, saat merevisi doktrin nuklir Rusia, demikian disampaikan Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov pada Rabu (4/9/2024).
Ketika berbicara di Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/ EEF) di Kota Vladivostok, Timur Jauh, Peskov mengatakan,Rusia saat ini sedang merevisi doktrin nuklirnya dan mengembangkan pendekatan-pendekatan baru sebagai respons terhadap keadaan terkini, dan tindakan-tindakan Barat.
Baca Juga: Buntut Perbatasannya Diserang Ukraina, Rusia Bersumpah Beri Balasan Setimpal
Peskov mengatakan, tindakan-tindakan Barat tersebut mencakup penolakan mereka berdialog dengan Rusia, serangan mereka terhadap kepentingan dan keamanan Rusia, serta peran mereka memprovokasi kelanjutan konflik di Ukraina.
“Hal ini tidak bisa dibiarkan tanpa konsekuensi. Semua ini sedang dipertimbangkan di Moskow dan akan menjadi dasar bagi proposal yang akan dirumuskan,” tutur Peskov. (hen/ xinhua-news.com)







