XINYU (Kepri.co.id – Xinhua) – Festival Qixi, yang juga dikenal sebagai Hari Valentine China, jatuh pada 10 Agustus 2024 ini.
Festival tersebut, berasal dari legenda sepasang kekasih berusia 2.000 tahun, jatuh pada hari ketujuh bulan ketujuh dalam kalender lunar China.
Di Xinyu, China, banyak yang meyakini Danau Peri merupakan lokasi asal legenda Qixi, sebuah kisah cinta antara penggembala sapi dan gadis penenun.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Xinyu, China. (XHTV)
“Menurut legenda, gadis penenun itu adalah seorang peri yang menenun awan berwarna kemerahan di langit. Dia bertemu dan jatuh cinta dengan seorang penggembala sapi, ketika dirinya bermain di sekitar Danau Peri,” ujar Koresponden Xinhua, Liu Jiamin.
Namun, sang Ibu Ratu sangat menentang hubungan pasangan tersebut, dan secara paksa memisahkan mereka dengan menciptakan Bima Sakti.
Mereka hanya dapat saling bertemu sekali dalam setahun di jembatan murai. Saat ini, Festival Qixi masih menjadi festival tradisional yang romantis di China.
Legenda penggembala sapi dan gadis penenun, yang melambangkan cinta setia, sudah sejak lama diwariskan dalam bentuk cerita rakyat. (hen/ xinhua-news.com)







