BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – Protokol Peningkatan Lanjutan Perjanjian Perdagangan Bebas China-Singapura (China-Singapore Free Trade Agreement/ CSFTA) akan mulai berlaku pada 31 Desember 2024. Demikian menurut Kementerian Perdagangan (Kemendag) China pada Senin (30/12/2024).
Sejalan dengan aturan ekonomi dan perdagangan internasional berstandar tinggi, protokol ini akan membuka pasar perdagangan jasa dan investasi antara China dan Singapura secara lebih luas, demikian menurut sebuah pernyataan dari Kemendag China.
Dalam hal akses pasar, kedua belah pihak telah membuat komitmen membuka pasar jasa dan investasi mereka berdasarkan model daftar negatif, yang menandai penyelesaian pertama negosiasi peningkatan perjanjian perdagangan bebas di China dengan menggunakan model ini, ujar kementerian tersebut.
Mengenai regulasi, kedua belah pihak menetapkan pengaturan kelembagaan berstandar tinggi di berbagai bidang seperti perdagangan jasa, investasi, dan telekomunikasi, serta memperluas kerja sama di bidang-bidang yang sedang berkembang seperti ekonomi digital, katanya.
Baca Juga: Inisiatif Konektivitas China-Singapura Tingkatkan Perdagangan Bilateral
Implementasi protokol ini diharapkan dapat menggenjot potensi kerja sama lebih lanjut di bidang perdagangan jasa dan investasi antara kedua negara, yang secara terus-menerus memperkaya pengembangan kemitraan berorientasi masa depan yang berkualitas tinggi dan menyeluruh antara China dan Singapura, menurut pernyataan tersebut.
Negosiasi mengenai Protokol Peningkatan Lanjutan CSFTA dimulai tahun 2020, dan protokol tersebut ditandatangani pada Desember 2023. (hen/ xinhua-news.com)
