Batam  

Forum Pembauran Kebangsaan Anugerahkan Bapak Pembauran ke Walikota HM Rudi

Walikota Batam, HM Rudi. (F. dok fpk batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Masifnya pembangunan infrastruktur Kota Batam di bawah kepemimpinan Walikota Batam, HM Rudi, juga diikuti pembangunan sosial kemasyarakatan.

Itu dibuktikan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batam bersama 29 ketua paguyuban provinsi se-Indonesia di Kota Batam, memberikan penghargaan Bapak Pembauran kepada Walikota Batam, HM Rudi.

Ketua Harian Forum Pembauran Kebangsaan Kota Batam, Makmur AT, mengatakan, pemberian penghargaan Bapak Pembauran tersebut lewat tim yang terdiri dari ketua-ketua paguyuban provinsi se-Indonesia, di bawah naungan FPK Kota Batam.

Ketua Harian Forum Pembauran Kebangsaan Kota Batam, Makmur AT. (F. dok fpk batam)

“Tim penilai tersebut terdiri 10 orang. Kemudian dirapatkan di Hotel PIH Batam Centre, Selasa (29/3/2022) untuk penyamaan visi. Jadi, pemberian penghargaan ini lewat kajian dan didiskusikan,” ujar Makmur AT kepada wartawan di Batam Centre, Selasa (30/3/2022).

Menjawab pertanyaan kenapa hanya 29 paguyuban provinsi yang mendukung, sementara jumlah provinsi di Indonesia ada 34.

“Lima provinsi lagi yaitu Provinsi Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur belum ada paguyuban tersebut bernaung di Forum Pembauran Kebangsaan Kota Batam,” jelas Makmur.

Plt Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan Kota Batam, Arman Waigitang, menyebutkan, pemberian penghargaan Bapak Pembauran kepada Walikota Batam yang juga Kepala Ex-Officio Badan Pengusahaan (BP) Batam, HM Rudi dilaksanakan di Grand Ballroom lantai 6 Harmoni One Hotel Batam Centre, Kamis (31/3/2022).

“Kami mengundang masyarakat hadir, sekaligus silaturahmi dengan Walikota Batam, Bapak HM Rudi karena akan memasuki bulan suci Ramadan,” ujar Arman.

Arman menjawab wartawan alasan pemberian penghargaan Bapak Pembauran kepada HM Rudi, barometernya hampir semua suku yang ada di Indonesia ada di Batam, semua hidup rukun damai di bawah pimpinan HM Rudi.

“Selain itu, Pak Rudi merupakan dua periode Ketua Forum Pembauran Kebangsaan. Forum Pembauran Kebangsaan ini, merupakan mitra pemerintah menepis gesekan horizontal di tengah masyarakat,” ungkap Arman.

Sebenarnya, masih Arman, penghargaan Bapak Pembauran kepada Walikota HM Rudi, inisiatifnya dari ketua-ketua paguyuban provinsi se-Indonesia yang ada di Kota Batam.

“Forum Pembauran Kebangsaan sebagai wadah yang melaksanakan ide atau gagasan dari ketua-ketua paguyuban provinsi se-Indonesia yang ada di Kota Batam,” ungkap Arman.

Ketua Panitia Pelaksana Silaturahmi FPK bersama tokoh paguyuban provinsi se-Indonesia di Kota Batam dengan Walikota dan Wakil Walikota Batam, Fathur Rohim, menambahkan, pada acara penghargaan ini, kepada 29 ketua paguyuban provinsi se-Indonesia di Kota Batam dipasangkan tanjak sebagai simbol budaya Melayu.

“Kebudayaan Melayu sebagai budaya induk mengayomi kebudayaan-kebudayaan yang ada di Kota Batam, sehingga diberikan tanjak. Artinya, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” ujar Fathur. (hen)