NEW YORK CITY (Kepri.co.id – Xinhua) – Para siswa di banyak negara bagian dan distrik di Amerika Serikat (AS), yang kini sedang menyambut tahun ajaran baru, menghadapi pembatasan ketat dan larangan langsung penggunaan ponsel. seiring makin banyaknya bukti yang menunjukkan dampak buruk penggunaan internet yang terus-menerus di kalangan remaja. Demikian lansir The Washington Post, pada Selasa (27/8/2024).
Di Los Angeles, distrik terbesar kedua di AS, dewan sekolah pada Juni 2024 lalu memutuskan, melarang penggunaan ponsel.
Baca Juga: Badan Pendidikan Finlandia Desak Pembatasan Penggunaan Ponsel di Sekolah
Sementara itu, di Clark County, Nevada, siswa sekolah menengah pertama dan menengah atas, diwajibkan menyimpan ponsel mereka di dalam wadah khusus selama jam pelajaran berlangsung, mulai musim gugur ini, papar laporan tersebut.
Beberapa negara bagian, termasuk Indiana, Louisiana, South Carolina, dan Florida, telah memberlakukan undang-undang (UU) yang membatasi akses ponsel selama tahun ajaran.
Para gubernur di setidaknya tiga negara bagian lain, termasuk Virginia, juga telah meminta pihak sekolah membatasi atau melarang penggunaan ponsel oleh siswa.
Sementara itu, negara-negara bagian lainnya telah menyediakan dana mendukung kebijakan pembatasan tersebut.
Dari 20 distrik sekolah terbesar di AS, setidaknya tujuh di antaranya telah melarang penggunaan ponsel selama hari sekolah atau berencana memberlakukan larangan tersebut.
Sementara itu, setidaknya tujuh distrik lainnya telah menerapkan pembatasan yang signifikan, seperti melarang siswa menggunakan ponsel selama jam pelajaran, namun masih memperbolehkannya saat jam makan siang atau jeda pergantian kelas, demikian menurut laporan tersebut.
“Tekanan terhadap pimpinan sekolah datang dari para guru dan orang tua murid yang memandang ponsel sebagai gangguan dan penghalang siswa belajar, serta dampak buruk bagi kesehatan mental siswa,” tulis laporan tersebut. (amr/ xinhua-news.com)







