Chongqing Gelar Ajang International High-Heel Color Run ke-10

Chongqing Gelar Ajang International High-Heel Color Run ke-10
Peserta lomba International High-Heel Color Run ke-10 di taman hiburan Meixin Red Wine Town di Distrik Fuling, Kota Chongqing, China barat daya, Sabtu (26/4/2025). (F. Xinhua)

CHONGQING (Kepri.co.id – Xinhua) – Acara Musim Konsumsi “Love Fuling” 2025 dan International High-Heel Color Run ke-10 dimulai pada Sabtu (26/4/2025) di taman hiburan Meixin Red Wine Town di Distrik Fuling, Kota Chongqing, China barat daya.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Chongqing, China. (XHTV)

Acara itu menarik lebih dari 100 partisipan dari 10 lebih negara dan kawasan, termasuk Polandia, Thailand, Zimbabwe, dan Pakistan. Mereka berlari dengan mengenakan sepatu hak tinggi, setinggi minimal 7 sentimeter. Acara tersebut memadukan olahraga, fesyen, dan pariwisata dalam sebuah perayaan yang meriah.

Pertama kali diadakan pada 2014, International High-Heel Color Run telah digelar di Fuling selama lebih dari satu dekade, dan kini dianggap sebagai salah satu ajang lari santai yang paling kreatif dan populer di China.

Ajang tahun ini, yang mengusung tema “Berlari selama Sepuluh Tahun, Melangkah Maju dengan Semangat” (Running for Ten Years, Forward with Passion), menyoroti bakat internasional dan energi yang modis.

Lomba lari itu terbuka bagi partisipan dari semua jenis kelamin dan kewarganegaraan, mengundang siapa pun yang cukup berani berlari mengenakan sepatu hak tinggi bergabung.

Lomba lari tahun ini menghadirkan berbagai tantangan yang menarik, termasuk sprint 100 meter, lari halang rintang, dan berlari mengenakan sepatu rahasia (mystery shoe).

Selain kompetisi tersebut, terdapat juga kontes kostum kreatif, lari kebugaran massal, pasar malam, dan festival musik luar ruangan, yang mengubah ajang itu menjadi pertunjukan dinamis dalam memadukan olahraga, budaya, dan pariwisata.

“Saya berada di sini di (Meixin, Red) Wine Town, Fuling, untuk berlari. Saya merasa sangat antusias. Saya meraih posisi kedua. Senang sekali. Ini menantang namun sepadan,” ujar Meili, Mahasiswi Zimbabwe di International School of Yangtze Normal University.

“Kompetisi ini sangat menarik dan baru bagi saya. Di negara saya, (kami) belum pernah menggelar ajang seperti ini,” ujar Santa, Mahasiswa Thailand di International School of Yangtze Normal University. (hen/ xinhua-news.com)