Peran Pemuda Pancasila di Kepri Strategis di Hadapan Negara Perbatasan

Syamsul Bahrum PhD didampingi moderator Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau, Muchtar Luthfi memberikan materi analisis kebijakan pada diklat kaderisasi tingkat madya Pemuda Pancasila Kepulauan Riau di Hotel Planet Batam, Minggu (26/11/2022). (F. hen)

BATAM (Kepri.co.id) – Peran Pemuda Pancasila (PP) di Provinsi Kepulauan Riau strategis, karena berada di hadapan negara perbatasan.

“Dalam analisa SWOT (strenghts/ kekuatan, weakness/ kelemahan, opportunities/ peluang, threats/ ancaman), sebagai negara perbatasan, tentu ada ancaman dari dalam maupun negara luar. Di situlah salah satu peran strategis PP,” ujar Analisis Kebijakan Daerah, Syamsul Bahrum PhD sebagai Nara sumber diklat kaderisasi tingkat madya di Hotel Pacifik Batam, Minggu (26/11/2022).

Pemuda Pancasila, lanjut Syamsul, sebagai salah satu komponen organisasi kemasyarakatan, harus menyiapkan kader-kader pemimpin.

BACA JUGA:   Cuaca Ekstrim, Satbrimob Polda Kepri Siaga Bencana

“Sebab, negara yang kuat ditopang oleh komunitas masyarakat yang kuat. Bicara komunitas tentu ada identitasnya. Dalam hal ini, Pemuda Pancasila. Itu sebabnya, diklat kaderisasi sangat penting menciptakan pemimpin,” ujar Syamsul.

Ketua kelas diklat kaderisasi tingkat madya Pemuda Pancasila Kepulauan Riau memberikan penghormatan kepada pemateri Syamsul Bahrum PhD yang digelar di Hotel Planet Batam, Minggu (26/11/2022). (F. hen)

Bicara pemimpin, lanjut Syamsul, harus memiliki kecerdasan pikiran, emosional, dan spritual.

BACA JUGA:   Irjen Yan Fitri Paparkan Pencapaian Kinerja Selama Tahun 2023

“Dengan kecerdasan yang dari pikiran turun ke rasa dan karsa, pemimpin bisa kembali ke masa depan. Dalam arti, masa depan itu adalah harapan yakni harapan yang baik serta mengantisipasi potensi yang buruk terjadi,” ujar Syamsul.

BACA JUGA:   Cak Nur Ingatkan Pemerintah, Rangkul Masyarakat yang Enggan Direlokasi

Itu sebabnya, menurut Syamsul, diklat kaderisasi itu penting untuk mencetak calon-calon pemimpin yang bisa mengantisipasi ancaman, tantangan, dan kelemahan menjadi peluang. (hen)