BATAM, Kepri.co.id – Empat calon Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam, melakukan penandatanganan deklarasi damai siap menang dan siap kalah di Gedung GBI ManHOP Batam, Senin (26/10/2026).
Empat calon Ketua BKAG Kota Batam berdasarkan pendataran yang masuk ke Panitia Pelaksana Musyawarah (Mubes) BKAG yakni Pdt. Oloan Siahaan MTh, Pdt Dr Manahan Uji Simanjuntak MA MPdK, Pdt Pardamean Napitu STh, dan Pdt Ferry H Pandiangan SE.
Sebelum keempat calon yang akan bertarung pada mubes yang akan digelar Selasa (27/10/2026) pukul 08.00 sampai 16.00 WIB ini, terlebih dahulu dilakukan pengundian nomor urut. Sebab, pemilik suara hanya mencoblos nomor urut saja.
Setelah diundi, nomor urut 1 Pdt Dr Manahan Uji Simanjuntan MA MPdK, nomor 2 Pdt Ferry H Pandiangan SE, nomor 3 Pdt Oloan Siahaan MTh, dan nomor 4 Pdt Pardamean Napitu STh alias Mendes.
“Pemilik suara adalah gereja-gereja yang ada di Batam, total 638 suara. Dari link pendaftaran yang kami bagikan, sudah 500-an yang mendaftar. Namun begitu, pada hari H terakhir pendaftaran, panitia akan menerima sepanjang memenuhi syarat-syarat seperti syarat yang kami bagikan di link,” ujar Ketua Pelaksana Mubes BKAG Kota Batam, Budi Sudarmawan di sela-sela deklarasi damai.
Dijelaskan Budi, ada lima poin isi deklarasi damai Mubes BKAG yang mengusung tema ”BKAG yang Maju dan Membangun dengan Semangat Kebenaran di dalam Kasih dan Kejujuran” ini.
Bunyi deklarasi damai sebagai berikut:
Kami, seluruh Calon Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam pada Musyawarah Besas Tahun 2026, dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, dengan ini menyatakan berjanji dan berkomitmen:
(1) Akan tetap menjaga kedamaian dan mengikuti seluruh rangkaian Mubes dan pemilihan, secara tertib dan tetap menjaga etika dan sopan santun selama mubes.
(2) Menghindari kecurangan dan tidak akan melakukan kampanye hitam (black campaign), politik uang, penyebaran kebencian, atau tindakan provokasi yang dapat memecah belah.
(3) Siap menang dengan rendah hati dan bijaksana, jika terpilih atau memenangkan kontestasi ini, dan akan merangkul semua pihak, dan mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab.
(4) Siap kalah dengan berjiwa besar apabila belum terpilih atau kalah dalam perolehan suara, dan berjanji untuk tetap berbesar hati menerima hasil keputusan resmi dengan ikhlas dan sportif.
(5) Menjaga persatuan dan mengutamakan kerukunan, dan kebersamaan di atas kepentingan pribadi atau golongan demi kebaikan bersama.
Panitia Pengarah Mubes BKAG Kota Batam, Pdt Otniel Harefa, mengingatkan kepada calon Ketua BKAG Kota Batam pasti yang terpilih ketua satu orang. Namun, jangan sampai jemaat terpecah karena semua calon ada putra-putra terbaik BKAG Kota Batam.
“Siapa pun nanti yang menang, tentu ini adalah kemenangan semua jemaat dan kemenangan BKAG Kota Batam. Silakan bersaing secara sehat. jangan sampai terpecah. Saya sendiri karena mubes ini, takut-takut ngopi sama calon ketua. Takut nanti dibilang berpihak. Tapi, selesai nanti mubes, marilah kita duduk ngopi bersama,” ujar Pdt Otniel. (asa)
BERITA TERKAIT:
Budi Sudarmawan Pimpin Mubes Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam
Cen Sui Lan Kembali Salurkan Mobil Ambulans ke BKAG
Mubes BKAG Batam 2026, Momentum Perkuat Persatuan dan Lahirkan Kepemimpinan yang Membawa Kemajuan
