Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut

Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut
Bupati Karimun, Ing H Iskandarsyah (kiri) berdialog bersama perwakilan Aliansi Nelayan di Rumah Dinas Bupati, Minggu (26/7/2026). (Sumber: Pemkab Karimun)

KARIMUN (Kepri.co.id) – Bupati Karimun, Ing H Iskandarsyah, menerima audiensi perwakilan Aliansi Nelayan Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati, Minggu (26/7/2026).

Pertemuan ini berlangsung kondusif. Bupati merespons positif penyampaian aspirasi para nelayan yang menyatakan keberatan terhadap rencana aktivitas pengelolaan hasil sedimentasi laut di perairan Karimun.

Bupati Karimun, Ing HIskandarsyah didampingi Kepala Dinas Perikanan Karimun, Sapridin (kiri) berbincang dengan Aliansi Nelayan Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati, Minggu (26/7/2026). (Sumber: Pemkab Karimun)

Sebagai kepala daerah, Iskandarsyah menegaskan komitmennya untuk selalu mendengarkan, dan mengawal aspirasi masyarakat. Khususnya para nelayan yang menggantungkan hidupnya di sektor kemaritiman.

“Pemerintah Daerah senantiasa hadir mendengarkan keluh kesah masyarakat. Terkait penyampaian aspirasi dari rekan-rekan nelayan hari ini, kami menyambut baik dan memahaminya. Sebagai tindak lanjut administratif, kami akan segera menyurati kementerian terkait yang berwenang menyampaikan aspirasi dan kondisi riil masyarakat nelayan di Karimun,” ujar Iskandarsyah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam setiap pemanfaatan ruang laut.

Beliau berharap, agar ke depan dapat dilakukan kajian lingkungan atau analisis dampak lingkungan (AMDAL) terbaru yang lebih mutakhir.

“Kami berharap adanya kajian lingkungan terbaru yang benar-benar komprehensif. Sangat penting bagi kita semua, agar kajian kelayakan lingkungan tersebut turut melibatkan para nelayan secara langsung, karena mereka yang paling memahami kondisi lapangan serta untuk mengukur secara presisi dampaknya terhadap kelestarian biota laut dan keberlangsungan mata pencaharian pesisir,” tambah Bupati.

Sementara Raja Atan, perwakilan dari Aliansi Nelayan Kabupaten, menyampaikan, apresiasi atas ruang diskusi serta waktu yang diberikan Bupati Karimun. Ia menjelaskan, laut merupakan sumber perekonomian bagi sebagian besar masyarakat Karimun.

Bupati Karimun, Ing HIskandarsyah (lima kanan) Bersama Kepala Dinas Perikanan Karimun, Sapridin (lima kiri) foto bersama Aliansi Nelayan Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati, Minggu (26/7/2026). (Sumber: Pemkab Karimun)

“Sebagian besar masyarakat di Karimun adalah nelayan. Kami berhadapan dengan kondisi wilayah laut yang cukup terbatas dan berbatasan langsung dengan jalur internasional. Oleh karena itu, kami menyampaikan aspirasi penolakan terhadap aktivitas sedimentasi, karena khawatir ruang tangkap kami akan semakin menyempit. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang bersedia meneruskan suara kami ini,” ungkap Raja Atan.

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap, sinergi yang terbangun melalui audiensi ini, dapat menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat di tingkat daerah dengan kementrian di tingkat pusat.

Sehingga, menghasilkan kebijakan yang selaras dengan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat karimun khususnya nelayan. (adv)

BERITA TERKAIT:

Awali GTRA Summit Karimun 2023, Dirjen KKP dan Bupati Lepas Ribuan Kakap Putih dan Nemo

Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Rakyat: PT Timah dan Pemkab Karimun Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi Merah Putih

FABA Jadi Peluang Ekonomi Baru di Karimun: Pemerintah dan PLN Ajak Masyarakat Manfaatkan Limbah Ramah Lingkungan

Karimun Bangkit! Investasi Malaysia Masuk, Peluang Kerja Terbuka Lebar

Kabar Baik untuk ASN Karimun, Pemkab Hadirkan Program Rumah Impian Bersama Mega Sedayu

 

Exit mobile version